GOPOS.ID, GORONTALO – SMK Bina Taruna Gorontalo menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026, Jumat (9/1/2026), bertempat di Aula Inovasi Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo. Raker ini menjadi langkah strategis sekolah dalam memantapkan arah kebijakan dan program prioritas menuju pendidikan vokasi yang unggul dan berdaya saing.
Pembina SMK Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., mengatakan rapat kerja merupakan momentum penting untuk menyatukan visi seluruh unsur sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan vokasi yang semakin dinamis.
“Pendidikan vokasi harus dikelola secara terencana dan berorientasi pada mutu. Rapat kerja ini menjadi ruang konsolidasi agar seluruh program benar-benar terarah pada peningkatan kualitas lulusan dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Ellys.
Raker tersebut diikuti oleh pimpinan sekolah, dewan guru, serta tenaga kependidikan. Agenda utama meliputi evaluasi program kerja tahun sebelumnya dan penyusunan rencana kerja tahun 2026 yang selaras dengan visi pengembangan SMK Bina Taruna Gorontalo.
Kepala SMK Bina Taruna Gorontalo, Karyono, M.Pd., menyampaikan bahwa rapat kerja menjadi sarana penting untuk menyelaraskan kebijakan sekolah dengan arahan pembina dan yayasan, sekaligus memperkuat peran guru dalam peningkatan mutu pembelajaran vokasi.
“Raker ini kami manfaatkan untuk mematangkan program unggulan sekolah, memperkuat disiplin kerja, dan memastikan setiap kegiatan pembelajaran benar-benar berdampak pada kompetensi siswa,” kata Karyono.
Dalam arahannya, Dr. Ellys Rachman menekankan bahwa keberhasilan pendidikan vokasi tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan kurikulum, tetapi juga oleh komitmen serta profesionalisme pendidik.
“Guru adalah kunci utama pendidikan vokasi. Peningkatan kompetensi, kedisiplinan, dan keteladanan harus menjadi budaya kerja di SMK Bina Taruna Gorontalo,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar pendidikan vokasi mampu melahirkan lulusan yang siap kerja, berkarakter, serta adaptif terhadap perkembangan industri.
Sementara itu, Karyono menambahkan bahwa SMK Bina Taruna Gorontalo akan terus memperkuat kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), meningkatkan kompetensi guru, serta melakukan pembenahan kurikulum agar selaras dengan kebutuhan pasar kerja.
“Kami berkomitmen menjadikan hasil rapat kerja ini sebagai dasar kerja nyata sepanjang tahun 2026, bukan sekadar dokumen perencanaan,” jelasnya.
Menutup kegiatan, Dr. Ellys Rachman mengajak seluruh civitas sekolah menjadikan tahun 2026 sebagai momentum peningkatan kinerja dan penguatan identitas SMK Bina Taruna Gorontalo sebagai lembaga pendidikan vokasi unggul.
“Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, saya optimistis SMK Bina Taruna Gorontalo mampu melahirkan lulusan vokasi yang berkualitas dan berdaya saing,” pungkasnya (Rama/Gopos)








