GOPOS.ID, GORONTALO – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Smart Gorontalo menggelar Seminar Nasional bertajuk “Dukungan Abadi Indonesia untuk Palestina: Mengukuhkan Peran Historis, Diplomatik & Kemanusiaan”, Selasa (9/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Rektorat tersebut menghadirkan tokoh nasional, ulama, hingga pejabat kementerian sebagai pembicara utama.
Rektor IAIN Smart Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag, membuka kegiatan sekaligus menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap Palestina bukan hanya sikap politik, tetapi merupakan amanah konstitusi dan nilai kemanusiaan yang terus dijaga.
“Indonesia sejak awal berdirinya konsisten menyuarakan kemerdekaan Palestina. Kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab moral sekaligus edukasi akademik agar mahasiswa memahami konteks perjuangan tersebut secara historis dan diplomatik,” ujar Prof. Faisal dalam sambutannya.
Seminar ini menghadirkan narasumber H. Farid F. Saenong, MA., Ph.D, Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI, yang menyoroti pentingnya diplomasi Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina di forum internasional. Ia menekankan bahwa diplomasi humanis Indonesia terus menjadi kekuatan dalam mendorong penyelesaian konflik secara adil.
Pembicara lainnya, Habib Salim bin Abdurrohman Al Jufri yang hadir sebagai keynote speaker turut mengupas dimensi religius dan kemanusiaan dari perjuangan bangsa Palestina. Menurutnya, dukungan masyarakat Indonesia juga merupakan ekspresi solidaritas umat yang tidak pernah padam.
Sementara itu, Dr. H. Kaswad S.Ag., M.Ag, Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, menegaskan bahwa peran Indonesia dalam isu Palestina bukan hanya persoalan politik luar negeri, melainkan bagian dari komitmen kemanusiaan global.
Kegiatan ini turut dihadiri Dra. Hj. Farida Napu, M.Pd, Kepala Biro AUAK IAIN Smart Gorontalo, yang menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme mahasiswa dalam memahami isu-isu internasional.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif yang melibatkan pegawai dan mahasiswa dari berbagai fakultas. (Rama/Gopos)








