GOPOS.ID, GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membuka pintu kerja sama dengan Universitas Tadulako (UNTAD) melalui kegiatan benchmarking yang dilakukan Komisi II Senat UNTAD, yang fokus pada bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi pihak UNTAD untuk membangun sinergi dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kampus UNG, Sekretaris Senat Akademik UNG, Prof. Femy Mahmud Sahami, S.Pi, M.Si, menyampaikan apresiasi atas inisiatif UNTAD untuk memperkuat hubungan kelembagaan antarkampus. Ia menegaskan pentingnya membangun kerja sama yang tidak bersifat seremonial semata.
“Kami berharap kerja sama ini bukan hanya sampai pada kegiatan ini saja, namun ke depan dapat memperkuat lembaga masing-masing,” ujar Femy.
Femy juga memaparkan tugas dan fungsi Senat Akademik UNG yang memiliki peran strategis dalam penguatan sektor Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Hal itu dinilai sejalan dengan fokus Komisi II Senat UNTAD dalam upaya meningkatkan tata kelola akademik dan pengabdian kampus.
Diskusi bersama kedua lembaga dipandu oleh Sekretaris Komisi B Senat Akademik UNG, Dr. Heldy Vanni Alam, S.Pd., M.Si. Diskusi tersebut membahas peluang kolaborasi, model penguatan kelembagaan, hingga strategi peningkatan mutu pelaksanaan Tri Dharma.
Melalui kegiatan ini, kedua pihak berharap dapat membangun landasan kolaboratif yang kuat, khususnya dalam peningkatan mutu riset dan pengabdian kepada masyarakat. Kunjungan benchmarking ini juga menjadi momentum memperkuat relasi antarkampus untuk menghadapi tantangan tata kelola pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.
Kehadiran delegasi UNTAD disambut positif jajaran Senat Akademik UNG. Keduanya menargetkan kerja sama jangka panjang yang berdampak nyata bagi pengembangan institusi dan masyarakat.








