GOPOS.ID, GORONTALO – Ribuan jemaah memadati Lapangan Rektorat Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam pelaksanaan UNG Bersholawat, Kamis (23/10/2025). Suasana religius terasa khusyuk ketika lantunan dzikir dan sholawat menggema dari ribuan jemaah yang memenuhi area kampus.
Kegiatan yang menghadirkan ulama Ustadz Abdul Somad (UAS) itu menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat dan civitas akademika. Dalam tausiahnya, Ustadz Abdul Somad mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan hati dan menjauhkan diri dari sifat hasad atau iri dengki.
“Hasad itu membuat hati tidak tenang, menjauhkan kita dari keberkahan, dan menutup pintu rezeki. Karena itu, bersihkan hati, kuatkan iman, dan perbanyak rasa syukur atas karunia Allah,” pesan UAS di hadapan ribuan jemaah yang menyimak dengan khidmat.
UAS menjelaskan, salah satu cara menghindari penyakit hati tersebut adalah dengan memperbanyak doa dan belajar ikhlas terhadap takdir Allah.
“Kalau melihat saudara kita sukses, doakan agar keberkahan juga sampai kepada kita. Rezeki itu tidak akan tertukar, yang penting hati kita tetap ikhlas,” ujar UAS.
Dalam kesempatan itu, UAS juga memberikan apresiasi kepada UNG yang konsisten menggelar kegiatan keagamaan seperti UNG Bersholawat. Ia mengaku kagum karena peringatan Hari Santri Nasional dapat dilaksanakan di lingkungan perguruan tinggi dengan nuansa yang begitu religius.
“Terus terang, seumur hidup baru kali ini saya melihat kampus memperingati hari santri melalui kegiatan bersholawat. Dan luar biasa, di Gorontalo ini semua jemaahnya bersarung seperti santri,” tutur UAS disambut tepuk tangan jemaah.
Sementara itu, Rektor UNG Eduart Wolok, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen universitas dalam menanamkan nilai-nilai religius, moral, dan spiritual kepada seluruh civitas akademika.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi pusat pembinaan karakter dan akhlak mulia bagi mahasiswa maupun masyarakat,” ungkap. Eduart.
Pelaksanaan UNG Bersholawat menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat spiritualitas di lingkungan akademik. Selain menebarkan semangat cinta Rasulullah, kegiatan ini juga menegaskan peran UNG sebagai kampus yang menjunjung tinggi nilai religiusitas dan kemanusiaan. (Rama/Gopos)








