GOPOS.ID, GORONTALO – Suara cetok semen dan dentingan alat kerja pagi itu terdengar bersahut-sahutan di sebuah desa di Kabupaten Gorontalo.
Udara hangat bercampur aroma beton basah, menandai satu hal yang sudah lama dinanti warga: jalan desa mereka akhirnya mulai berubah.
Selama bertahun-tahun, jalan itu hanya berupa tanah berlumpur. Saat musim hujan, berubah jadi kubangan besar yang sulit dilalui.
Anak-anak sekolah harus melepas sandal agar tidak terperosok, sementara motor warga sering mogok di tengah jalan saat membawa hasil panen jagung.
Namun kini, pemandangan itu perlahan hilang. Berkat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1315/Gorontalo, jalan sepanjang lebih dari 1.143 meter mulai dicor rapi.
Setiap adukan semen membawa harapan baru bagi warga yang sudah lama menunggu perubahan.
“Rasanya seperti mimpi. Dulu jalan ini bikin kami susah kalau mau ke pasar. Sekarang sudah mulai kelihatan hasilnya, kami sangat bersyukur,” ucap Iten Pakaya, salah satu warga yang setiap hari datang menonton proses pengerjaan rabat beton itu.
Warga bukan hanya menonton. Banyak yang ikut membantu, ada yang membawa air minum, makanan ringan, bahkan ikut mengangkat semen.
Di sela-sela canda dan peluh, terlihat wajah-wajah penuh semangat karena mereka tahu, jalan ini bukan sekadar beton, tapi simbol kemajuan desa.
Bagi Satgas TMMD, momen seperti ini adalah alasan mereka terus bekerja dengan sepenuh hati.
“Kami senang melihat antusias warga. Semangat mereka bikin kami tambah termotivasi,” ujar Komandan Kodim 1315/Gorontalo Letkol Arh Roma Laksana Yudha yang memimpin pelaksanaan TMMD kali ini.
Kini, setiap meter jalan yang mengering setelah dicor seolah menjadi jejak harapan baru. Anak-anak berlarian di pinggir jalan sambil meneriakkan nama prajurit yang mereka kenal.
Senyum warga tak bisa disembunyikan karena di depan mata mereka, kemajuan bukan lagi janji, tapi nyata.
“Dulu kami cuma bisa berharap, sekarang kami bisa melihat dan merasakannya,” kata Iten pelan, matanya menerawang ke arah jalan yang mulai mengeras sempurna.
Setiap langkah perubahan dimulai dari kebersamaan. TMMD bukan hanya membangun jalan, tapi juga menyalakan semangat dan harapan warga desa. (Isno/gopos)








