GOPOS.ID, KWANDANG – Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Yusuf, memaparkan perkembangan situasi dan perekonomian terkini ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM). Pemaparan disampaikan dalam rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Kemendagri dan Kemenko PM, Senin (8/9/2025).
Rakor diawali pembahasan oleh Kemendagri tentang kondisi daerah pasca demonstrasi yang berlangsung dari tanggal 25 Agustus. Mentri Tito Karnavian mengecek kondisi setiap daerah yang mengalami pengrusakan
“Untuk setiap daerah agar kiranya segera melakukan perbaikan demi kondusifitas dan keberlanjutan ekonomi masyarakat” Ucapnya dalam sesi zoom meeting di Ruang Rapat Kominfo, Senin (8/9/2025).
Disesi yang kedua, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, menegaskan pada tahun 2025 pemerintah mmberikan anggaran program Perlindungan Sosial (perlinsos) sebesar Rp503,2 triliun. Adapun untuk anggaran itu mencakup pada tiga aspek, yaitu Pengurangan beban dasar, Peningkatan pendapatan dan Penurunan kantong kemiskinan.
“Sesuai Inpres No. 8 tahun 2025, Presiden menekankan harus selesai pada tahun ini.” Tegasnya
Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjana Hasan Yusuf, saat diwawancarai bersyukur Gorontalo Utara masih dalam garis aman
“Alhamdulillah untuk Gorut sendiri masih aman, baik dari segi kondusifitas dan perekonomian” Ungkapnya
“Walaupun masih ada beberapa harga bahan pokok yang masih tinggi, namun untuk rempah-rempah sudah mulai turun harganya” tambahnya
Ia berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan rakyat lewat program-program yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara.(Gusti/gopos)








