No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Daya Beli Petani di Gorontalo Menurun

Hasan by Hasan
Senin 5 Mei 2025
in Gorontalo
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Daya beli petani di Gorontalo yang ditunjukkan dengan Nilai Tukar Petani (NTP) pada April 2025 mengalami penurunan sebesar 2,62 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo melaporkan, NTP Gorontalo pada April 2025 sebesar 114,07, sedangkan pada Maret 2025 sebesar 117,13. Penurunan terjadi akibat turunnya indeks harga hasil produksi pertanian dan naiknya harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga petani.

Plt Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Dwi Alwi Astuti, menyampaikan penurunan NTP April 2025 terjadi pada empat subsektor pertanian yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 3,27 persen, subsektor holtikultura 3,26 persen, subsektor perkebunan rakyat 2,48 persen, dan subsektor peternakan sebesar 1,69 persen.

“Subsektor perikanan mengalami kenaikan indeks sebesar 1,14 persen,” ungkap Dwi Alwi Astuti saat menyampaikan Berita Resmi Statistik Provinsi Gorontalo, Jumat (2/5/2025).

Baca Juga :  Bawa Suara Nelayan Pelosok ke Senayan, Rahayu Kaino Tagih Perhatian Pusat

Menurut Dwi Alwi Astuti, menurunnya NTP—terutama pada subsektor tanaman pangan dan subsektor holtikultura yang persentasenya cukup besar—, dipengaruhi oleh pendapatan petani yang menurun akibat menurunnya harga beberapa komoditas. Seperti komoditas padi, palawsija, tomat, dan cabai merah. Di sisi lain, petani harus mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk biaya produksi dan konsumsi rumah tangga dikarenakan naiknya harga barang dan jasa.

“Pendapatan yang diterima menurun, tetapi pengeluaran untuk konsumsi dan biaya produksi meningkat. Hal ini menyebabkan NTP mengalami penurunan,” terang Dwi Alwi Astuti.

Situasi serupa juga terjadi pada subsektor perkebunan rakyat, dan subsektor peternakan. Meski beberapa komoditas pada subsektor perkebunan rakyat, dan subsektor peternakan mengalami kenaikan, tetapi dikarenakan meningkatnya biaya produksi dan konsumsi rumah tangga menyebabkan NTP menurun.

Baca Juga :  Pemkab Gorontalo Terima Usulan Prioritas Musrenbang Telaga Biru

“Untuk subsektor peternakan sebenarnya terjadi peningkatan permintaan sapi potong untuk Iduladha, tetapi konsumsi rumah tangga dan biaya produksi seperti harga bibit, sewa alat, mengalami peningkatan,” tutur Dwi Alwi Astuti.

Sementara itu penurunan juga terjadi pada Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP). NTUP diukur dengan menghitung indeks yang diterima petani dan indeks yang dibayar petani untuk produksi tanpa menyertakan biaya konsumsi rumah tangga.

Pada April 2024, NTUP Gorontalo sebesar 106,58 mengalami penurunan 1,38 persen dibandingkan Maret 2025 sebesar 108,35. Penurunan terjadi karena indeks yang diterima mengalami penurunan 0,94 persen, sementara indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) naik sebesar 0,7 persen.(hasan/gopos)

Tags: GorontaloNTPPetani
Previous Post

DLH Kotamobagu Gelar Rapat Bersama

Next Post

Warga Sipatana Digelandang Polisi Usai Terlibat Penganiayaan dengan Sajam

Related Posts

Rekaman CCTV.
Gorontalo

Tak Hanya Aniaya Dokter, Aksi Jefry Taha Rusak Fasilitas Rumah Sakit Sitti Khadijah Terekam CCTV

Minggu 13 September 2026
Lokasi warung remang-remang tempat ditemukannya NU meninggal dunia, Sabtu (12/9/2026) (Istimewa)
Gorontalo

Lelaki Asal Gorontalo Utara Meninggal Usai Berhubungan di Warung Remang-remang Pohuwato

Minggu 13 September 2026
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail (tengah karawo hijau), bersama Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah (kiri Gubernur Gorontalo), Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Bambang Setya Permana (5 dari kanan) bersama unsur Forkopimda serta Bupati/Wali Kota se-Gorontalo membunyikan Polopalo menandai pembukaan  Harfest 2026, Sabtu (12/9/2026).(Haris/Diskominfo Provinsi Gorontalo)
Gorontalo

Harfest Jadi Penggerak Kolaborasi dan Inovasi Ekonomi Kreatif

Sabtu 12 September 2026
Fireball in the evening sky over the fields. Bright shooting star. Meteor illuminates the starry sky. (Ilustrasi)
Gorontalo

Penjelasan BMKG Terkait Fenomena Kilatan Cahaya dan Dentuman di Gorontalo

Sabtu 12 September 2026
Gorontalo

Insiden RS Siti Khadijah, PJS Gorontalo Tegas: Profesi Wartawan Bukan Tameng Arogansi

Sabtu 12 September 2026
Gorontalo

PWI Gorontalo Soroti Dugaan Arogansi Oknum yang Mengaku Wartawan di RS Sitti Khadijah

Sabtu 12 September 2026
Next Post

Warga Sipatana Digelandang Polisi Usai Terlibat Penganiayaan dengan Sajam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • comet star shining in a blue sky. (Ilustrasi)

    Warga Gorontalo Digegerkan Fenomena Kilatan Cahaya dan Suara Dentuman Keras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWI Gorontalo Soroti Dugaan Arogansi Oknum yang Mengaku Wartawan di RS Sitti Khadijah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dokter RS Sitti Khadijah Laporkan Jefry Taha yang Diduga Lakukan Penganiayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APSI-UIN Sultan Amai Gorontalo Buka Pendidikan Advokat Angkatan Pertama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Haji Pepen Divonis 5 Tahun Penjara Korupsi Kanal Tanggidaa: Lebih Rendah Dari Tuntutan JPU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.