No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Keberanian Dokter Sri Melayani Warga di Pedalaman Papua

Hasan by Hasan
Jumat 18 Agustus 2023
in Menyapa Nusantara
0
Dokter Sri Haryati di podium Penganugerahan Tenaga Kesehatan Teladan 2023 di Jakarta, Selasa (15/8/2023). ANTARA/Andi Firdaus

Dokter Sri Haryati di podium Penganugerahan Tenaga Kesehatan Teladan 2023 di Jakarta, Selasa (15/8/2023). ANTARA/Andi Firdaus

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID – Jantung Sri Haryati seketika terpompa cepat saat harus berpikir keras demi menolak permintaan surat rujukan yang diajukan oleh dua pria bertubuh tegap dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua.

Pengalamannya bertugas sebagai dokter umum RS Siloam di pedalaman Papua Selatan sejak 2013 membuat perempuan kelahiran Jakarta pada 51 tahun silam itu paham bahwa gerakan separatisme kerap menyalahgunakan surat rujukan dokter untuk berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain secara gratis lewat fasilitas pesawat terbang.

Alasan pertama yang dilontarkan Sri untuk menolak menerbitkan surat rujukan, sebab hasil diagnosis mereka hanya sakit mag ringan yang sebenarnya masih bisa ditangani di klinik.

Bukan hal yang mudah bagi dokter Sri menolak permintaan pemohon yang kala itu sedang dikuasai amarah tanpa ikut terpancing. Sri berusaha berpikir jernih dan bersikap tenang saat bertukar obrolan.

Sri pun menyampaikan kegundahannya manakala surat rujukan yang diterbitkan justru memicu hilangnya kepercayaan otoritas penerbangan terhadap kredibilitas dari klinik tempatnya bekerja.

Ia tidak ingin jika kelak ada pasien yang benar-benar butuh rujukan, justru dirugikan oleh keputusannya saat itu. “Saya tidak ingin orang pedalaman akan merasa rugi karena saya tidak lagi dipercaya,” katanya.

Sri menyadari profesi dokter telah diikat oleh sumpah kewajiban melayani setiap pasien yang membutuhkan, tanpa terpengaruh oleh pertimbangan keagamaan, kebangsaan, kesukuan, politik kepartaian, atau kedudukan sosial.

Namun, dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu memilih untuk bersikap skeptis dalam mengambil keputusan. Jangan sampai surat rujukan yang semula bertujuan membantu pasien, justru berujung tudingan menyelundupkan pelaku kriminal bersenjata.

Alasan itu pun akhirnya dapat diterima oleh pemohon yang kemudian rela pulang dengan berbekal obat yang diberikan oleh Sri dari klinik.

Motivasi

Kini, genap 10 tahun Sri mengabdi sebagai tenaga kesehatan di tujuh klinik pedalaman Papua, yakni satu klinik di Tolikara, dua klinik di Intan Jaya, dua klinik di Yahukimo, satu klinik di Boven Digoel, dan satu klinik di Asmat.

Baca Juga :  Infografik: Internet Rakyat Solusi Akses Jaringan Murah

Perkenalan Sri dengan masyarakat pedalaman Papua dimulai saat bergabung dalam program Clinton Foundation untuk mengurangi prevalensi HIV di Tanah Papua pada 2013.

Sri diminta membantu pelayanan di rumah sakit dan puskesmas yang memiliki layanan HIV, sebelum akhirnya bergabung dengan Siloam untuk membuka klinik sambil mendampingi program Sekolah Lentera Harapan.

Menjalani profesi sebagai dokter di zona konflik menjadi keputusan hidup yang ia ambil hingga saat ini. Alasannya, ada banyak masyarakat Papua yang jatuh sakit dan butuh akses kesehatan seperti halnya masyarakat di perkotaan.

Data Kementerian Kesehatan RI pada 2022 melaporkan terdapat kurang dari 600 dokter di tiga provinsi di Tanah Papua, yakni Papua Selatan 193 dokter, Papua Tengah 247 dokter, dan Papua Pegunungan sebanyak 154 dokter.

Jumlah tersebut terpaut jauh bila dibandingkan dengan situasi di Pulau Jawa yang mencapai ribuan dokter dalam satu wilayah kota besar.

Sri mengklasifikasikan daftar penyakit yang paling sering ia tangani dari rata-rata sekitar 1.000 lebih pasien per bulan di tujuh kliniknya, yakni HIV, tuberkulosis, malaria, kekurangan gizi, hingga imunisasi.

Tantangan geografis yang menyebabkan sulitnya koordinasi layanan membuat orang di pedalaman Papua belum dapat layanan kesehatan yang memadai seperti halnya masyarakat kota.

Peraih Anugerah Tenaga Kesehatan Teladan 2023 dari Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin itu tak segan hadir di sejumlah tempat yang sulit diakses, sebab tidak tercantum di dalam peta.

Tak hanya penduduk yang bermukim di rumah-rumah, alumnus SMAN 8 Jakarta Selatan itu kerap mengobati pasien dari Suku Korowai yang tinggal di dahan pepohonan dengan cara memanjat hingga ketinggian 20 meter.

Belum lagi menjangkau permukiman pasien yang dibelah lautan, seperti di Asmat. Musim kemarau memicu kasus dehidrasi, sebab penduduk lokal setempat mengandalkan air hujan.

Sri saat ini bekerja bersama 14 perawat dan satu rekan sejawat dokter untuk melayani pasien di tujuh klinik serta dengan mekanisme jemput bola.

Baca Juga :  Hidrogen Hijau, Revolusi Energi Rendah Karbon

Mereka menetap di asrama dengan fasilitas wifi dan telemedisin untuk memastikan pasokan obat yang terbagi dalam kelompok obat-obatan umum dan obat-obatan program pemerintah.

Obat umum dipasok dari program Dana Pertanggungjawaban Sosial (CSR) Siloam, sedangkan obat untuk program pemerintah dipasok dari Kemenkes, Dinas Kesehatan Provinsi, dan dinas kesehatan kabupaten.

“Saya sedang berusaha mengolaborasikan semua sektor yang melayani di Papua. Kami sebagai kelompok swasta tidak bisa kerja sendiri dan harus berjejaring dengan semua partner yang punya kontribusi di bagian masing-masing,” katanya.

Perlindungan

Selama 10 tahun berkiprah, Sri dan kolega membuka relasi baru dengan masyarakat pedalaman Papua meski di tengah suasana konflik yang bisa datang tiba-tiba.

Sri tidak melengkapi diri dengan senjata pelindung saat berpraktik. Strategi perlindungan yang dilakukan adalah mendekati pihak gereja sebagai tokoh yang disegani masyarakat.

Hingga kini, Sri layaknya keluarga bagi penduduk sekitar sebagai andalan dalam memberikan pelayanan kesehatan sehingga sangat sulit bagi penduduk di sana membiarkan tenaga kesehatan terancam jiwanya.

Misalnya, saat konflik pecah di Tolikara yang terjadi baru-baru ini. Masyarakat sekitar bahu- membahu mengevakuasi Sri dan kolega ke lokasi aman.

“Selama masyarakat bilang mereka (KKB) sudah dekat dan ada di sini, lebih baik Tim Siloam keluar dan kami akan ikut masyarakat. Intinya harus dengar masyarakat dan gereja,” ujarnya.

Sri tidak ingin ada lagi korban dari kalangan tenaga medis seperti yang sebelumnya pernah terjadi, saat muncul perkelahian antarsuku di lingkungan klinik. Umumnya korban adalah tenaga medis dari kalangan pria.

“Karena saya perempuan, biasanya kami dievakuasi ke dalam ruangan, yang kena parang, anak panah, biasanya yang laki-laki yang belakangan larinya,” katanya.

Di tengah momentum HUT Ke-78 RI, kiprah Sri kolega patut diapresiasi dan menjadi inspirasi, khususnya bagi dokter muda agar mau melayani hingga ke ujung negeri.(Antara)

Tags: Derap Nusantara
Previous Post

Tien Mobiliu Akui Sudah Tiga Kali Anggarkan Kantor Baru Camat Hulonthalangi

Next Post

AW Thalib Tekankan Etika dan Kepemimpinan Kepada Peserta PKP Angkatan I

Related Posts

Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Desa dan Pembangunan Perbatasan Hoiruddin Hasibuan saat memberikan arahannya pada pembukaan forum koordinasi strategis percepatan pembangunan Papua di Timika, Senin,(11/5/2026) ANTARA/Marselinus Nara
Menyapa Nusantara

Kemendagri Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana Otsus Papua

Selasa 12 Mei 2026
Menyapa Nusantara

Infografik: 65 Kampung Nelayan Merah Putih Rampung Dibangun

Kamis 7 Mei 2026
Hasil panen kelapa di Gorontalo.(ilustrasi/istimewa)
Menyapa Nusantara

Menata Komoditas Menuju Pasar Berkeadilan

Rabu 6 Mei 2026
Menyapa Nusantara

Infografik: Tiga Pesawat Rafale Siap Jaga Langit Indonesia

Jumat 1 Mei 2026
Panen padi unggul hasil mutasi iradiasi teknologi nuklir BRIN di Subang beberapa waktu lalu menjadi sinyal mulai berkembangnya solusi bagi ancaman krisis pangan. (ANTARA/HO-BRIN)
Menyapa Nusantara

Dari Laboratorium ke Sawah: Inovasi Nuklir Hasilkan Padi Unggul di Subang

Kamis 30 April 2026
Menteri Perdagangan Budi Santoso. ANTARA/HO-Kemendag
Menyapa Nusantara

Kemendag Terbitkan Aturan Baru Pembatasan Impor Komoditas Pertanian

Kamis 30 April 2026
Next Post
Ketua Komisi I Deprov Gorontalo, AW Thalib (kedua paling kiri) menjadi narasumber pada PKP Angkatan I Lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Jumat (18/8/2023) (ain/hms)

AW Thalib Tekankan Etika dan Kepemimpinan Kepada Peserta PKP Angkatan I

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Langgar Kode Etik, Polresta Gorontalo Kota PTDH Dua Personelnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Pria di Kecamatan Dungingi Diduga Tewas Tersambar Petir 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAR Gorontalo: Pria di Dungingi Meninggal Tersambar Petir saat Memancing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASN dan PPPK Tak Boleh Rangkap Jabatan sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Aturannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sering Bolos Kerja Jadi Alasan 2 Personel Polresta Gorontalo Kota di PTDH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.