GOPOS.ID, Kotamobagu — Pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui pasukan kebersihan atau “Pasukan Orange” bergerak cepat menangani lonjakan volume sampah di sejumlah titik.
Dalam beberapa hari setelah hari raya, petugas kebersihan terlihat rutin melakukan pengangkutan dan pembersihan sampah yang meningkat akibat aktivitas masyarakat yang lebih tinggi dari biasanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kotamobagu, Erwin Pasambuna, menjelaskan bahwa kondisi ini merupakan fenomena tahunan yang kerap terjadi usai perayaan hari besar keagamaan.
“Peningkatan volume sampah ini memang dari tahun ke tahun sering terjadi pasca hari-hari besar,” ujar Erwin, Rabu (25/3/2026).
Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, baik personel maupun armada, agar proses pembersihan dapat berjalan maksimal dan lingkungan segera kembali bersih.
Sebanyak 200 personel bersama 16 armada difokuskan terlebih dahulu ke kawasan Pasar 23 Maret untuk melakukan pembersihan awal. Setelah itu, armada kembali melanjutkan tugas di jalur masing-masing yang tersebar di seluruh wilayah Kotamobagu.
Erwin juga mengimbau masyarakat, khususnya para pedagang, agar lebih disiplin dalam menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Selain itu, pada hari ini pihaknya akan memasang larangan serta imbauan di area pasar guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. (End/Gopos)








