GOPOS.ID, GORONTALO – Kegiatan Temu Jurnalis 2026 yang diinisiasi oleh lima organisasi pers yang tergabung dalam konstituen Dewan Pers di Gorontalo mendapatkan dukungan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Gorontalo.
Kegiatan yang digagas oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi bagi jurnalis untuk menghasilkan informasi yang edukatif dan terpercaya.
Kepala Kanwil Kemenkum Gorontalo, Raymond J.H. Takasenseran, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam mendukung profesionalisme jurnalis di daerah.
“Saya mendukung Temu Jurnalis 2026 di Gorontalo. Semoga kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi yang kuat dalam menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi masyarakat,” ungkap Raymond saat menerima audiensi panitia pelaksana pada Kamis, 21 Mei 2026.
Temu Jurnalis direncanakan berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 12 hingga 13 Juni 2026, di kawasan Wombohe Jurnalis, Jalan Taman Hiburan II, Kota Gorontalo. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan jurnalis, tetapi juga mengundang pelajar dan mahasiswa sebagai peserta. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai dunia jurnalistik dan pentingnya informasi yang valid di era digital saat ini.
Dukungan dari Kanwil Kemenkum Gorontalo dianggap sebagai langkah strategis untuk mendorong penguatan kapasitas jurnalis serta pengembangan ekosistem media yang profesional di daerah. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan jurnalis dapat saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan dalam meliput berita yang berkualitas.
Selain itu, Temu Jurnalis 2026 juga akan menghadirkan berbagai sesi diskusi dan workshop yang akan dipandu oleh para ahli di bidang jurnalistik. Para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari pengalaman praktisi media, sehingga dapat meningkatkan kualitas laporan berita yang mereka hasilkan. (Putra/Gopos)







