GOPOS.ID, GORONTALO – Belum lama ini saat kegitan Kejurnas Drag Race 2026, di Alun-alun Tilamuta, Kabupaten Boalemo muncul percakapan politik yang mulai memantik spekulasi baru menuju Pemilu 2029.
Sosok yang menjadi perhatian malam itu adalah Erwin Ismail. Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dua periode tersebut terlihat duduk santai bersama kalangan muda Boalemo tanpa sekat formal maupun panggung politik.
Obrolan yang awalnya ringan perlahan berubah serius ketika Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo itu mulai berbicara mengenai arah pembangunan daerah, peluang ekonomi kreatif, hingga masa depan generasi muda di Boalemo.
Di tengah diskusi santai itu, muncul sinyal politik yang langsung menjadi perhatian. Erwin Ismail disebut memberi gambaran dirinya akan bertarung pada kontestasi politik 2029 mendatang.
Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan baru di kalangan masyarakat dan anak muda yang hadir malam itu. Apakah Erwin tengah menyiapkan langkah menuju DPR RI?
Sebagai figur muda dengan latar belakang pengusaha dan politikus aktif, namanya dinilai mulai diperhitungkan dalam peta politik Gorontalo ke depan.
Kedekatannya dengan komunitas pemuda, dunia otomotif, hingga aktivitas sosial menjadi modal politik yang dianggap cukup kuat untuk naik level ke panggung nasional.
Tak hanya itu, statusnya sebagai putra sulung Gubernur Gorontalo ikut membuat setiap gerak politiknya menjadi sorotan publik.
Suasana tongkrongan malam minggu di Tilamuta seolah menjadi panggung awal membaca arah langkah politik Erwin Ismail.
Tak lagi sekadar tentang anak muda dan harapan daerah, tetapi mulai mengarah pada satu pertanyaan besar. Erwin Ismail menuju DPR RI 2029?
Sinyal tersebut semakin menarik setelah sebelumnya Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat menggelar buka puasa bersama lalu di Fairmont Hotel Jakarta.
Dalam agenda strategis tersebut, Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY meminta seluruh kader Demokrat di Indonesia meningkatkan kekuatan politik partai pada Pemilu 2029.
“Jangan sampai suara Partai Demokrat tidak kencang pada Pemilu tahun 2029, jadi harus kencang,” tegas AHY di hadapan kader Demokrat seluruh Indonesia.
Instruksi itu rupanya langsung diterjemahkan serius oleh Demokrat Gorontalo. Erwi Ismail menegaskan DPD Demokrat Gorontalo telah menyiapkan mesin politik hingga ke tingkat bawah, mulai dari DPD, DPC, PAC, ranting hingga basis akar rumput.
Tak hanya konsolidasi partai, Demokrat Gorontalo juga dinilai mendapat momentum politik baru setelah Gusnar Ismail yang dikenal sebagai tokoh Demokrat Gorontalo kini memimpin Provinsi Gorontalo.
Kondisi itu dianggap memperkuat eksistensi dan pengaruh Demokrat menghadapi pertarungan politik mendatang. (isno/gopos)






