GOPOS.ID, GORONTALO – Di balik deru mesin molen dan keringat prajurit TNI yang tengah berjibaku membangun rabat beton dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126, ada sosok-sosok tangguh yang tak kalah berperan penting para emak-emak Desa Tonala.
Setiap pagi, sebelum matahari benar-benar tinggi, suara wajan beradu dengan spatula sudah terdengar dari dapur kecil di dekat lokasi TMMD. Di sana, emak-emak setempat sibuk menanak nasi, menggoreng ikan, dan menyiapkan sayur bening menu sederhana, tapi penuh kasih.
“Biar bapak-bapak TNI tetap kuat kerja, kita masakkan yang enak dan bergizi,” ujar Ibu Nova Umar, salah satu warga yang setiap hari ikut berjibaku di dapur umum.
Senyumnya merekah, meski wajahnya basah oleh uap panas dan keringat. Bagi mereka, membantu bukan hanya soal tenaga. Tapi tentang rasa terima kasih dan kebanggaan.
“TMMD ini bikin desa kami lebih maju. Kalau kami bantu masak, itu cara kami ikut berjuang,” tambahnya.
Di sisi lain, para prajurit mengaku semangat mereka selalu naik saat mencium aroma masakan dari dapur emak-emak.
“Energi tambahan datang bukan dari lauknya, tapi dari keikhlasan mereka,” kata salah satu anggota Satgas sambil tersenyum.
Momen kebersamaan itu jadi potret indah manunggalnya TNI dan rakyat. Dapur sederhana di pojok desa kini bukan sekadar tempat memasak, tapi simbol gotong royong dan cinta tanpa pamrih. (Isno/gopos)








