GOPOS.ID, TILAMUTA – Sekitar 18 jam kabur dari tahanan, jajaran Polres Boalemo akhirnya berhasil menangkap kembali RP alias Oyo, tersangka kasus pembunuhan dan pemerkosaan yang terjadi di Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, beberapa waktu lalu.
Tersangka diamankan Polres Boalemo di salah satu tempat di Kecamatan Paguyaman Pantai, Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 22.00 Wita.
Tersangka RP alias Oyo diketahui sempat melarikan diri dari ruang tahanan sekitar pukul 04.00 Wita setelah memanfaatkan kelengahan petugas jaga. Aksi pelarian tersebut sempat menghebohkan pihak kepolisian setempat dan memicu upaya pencarian intensif oleh tim dari Polres Boalemo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa pelarian itu bermula saat para tahanan selesai melaksanakan sahur di dalam ruang tahanan. Pelaku kemudian berpamitan kepada rekan-rekannya untuk pergi ke kamar mandi.
Namun saat berada di dalam kamar mandi, pelaku diduga menjalankan rencana pelariannya. Ia membuka keran air dengan keras untuk menimbulkan suara yang dapat mengelabui petugas jaga, seolah-olah masih berada di dalam kamar mandi.
Selanjutnya, pelaku memanfaatkan akses melalui plafon kamar mandi yang terhubung dengan bagian atas ruang tahanan. Meskipun ruang tahanan dilengkapi dengan besi pengaman yang cukup rapat dan sulit dilewati, pelaku diketahui memiliki tubuh yang kecil sehingga berhasil menyelinap melewati celah besi tersebut.
Petugas jaga baru menyadari pelarian tersebut setelah pelaku tidak juga keluar dari kamar mandi dalam waktu yang cukup lama. Ketika dilakukan pengecekan, petugas mendapati pelaku sudah tidak berada di tempat.
Menyadari adanya tahanan yang melarikan diri, petugas jaga langsung melaporkan kejadian itu kepada pimpinan dan tim kepolisian segera melakukan pencarian.
Setelah dilakukan penelusuran selama beberapa jam, aparat akhirnya berhasil menemukan dan mengamankan kembali tersangka. Saat ini akan segera dibawa kembali ke Polres Boalemo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Boalemo melalui Waka Polres, Kompol Afandi Nurkamiden, menjelaskan pelaku nekat melarikan diri karena ingin menjenguk istrinya yang baru saja melahirkan.
“Pelaku kabur setelah mendengar kabar istrinya melahirkan. Dia (pelaku) diduga ingin menjenguk istri dan anaknya,” tutup Kompol Afandi. (Yusuf/Gopos)







