GOPOS.ID, GORONTALO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ainun Haibie Gorontalo diproyeksikan oleh pemerintah Provinsi Gorontalo sebaga rumah sakit riset.
Hal ini diucapkan oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail saat memberikan sambutan dalam acara perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Poltekes Kemenkes Gorontalo, kamis (13/11/25).
Gusnar menyebutkan bahwa pihaknya akan melanjutkan pembangunan RSUD hasri Ainun Habibie yang sempat terhenti pada tahun 2023-2024 kemarin. Menurut Gusnar, anggaran yang dikembalikan lagi ke pusat sebesar Rp85 Milar akan dialokasikan lagi untuk RSUD Hasri Ainun Habibie.
“Alhamdulillah setelah audiens dengan pemerintah pusat, dana tersebut kembali dialokasikan untuk pembangunan rumah sakit yang akan difokuskan pada riset,” kata Gusnar.
Gusnar melanjutkan bahwa penentuan arah pembangunan RSUD Hasri Ainun Habibie sebagai rumah sakit riset ini menjadi peluang sekaligus tantangan untuk manajemen rumah sakit. Rumah Sakit nantinya akan dituntut untuk menghadrikan layanan yang modern, berbasi data, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Di tempat yang sama, Direktur RSUD Hasri Ainun Habibie, dr. Fitriyanto Radjak mengatakan bahwa pihaknya siap menyambut baik apa yang sudah menjadi target pembangunan RSUD Ainun Habibie. Menurutnya, perayaan HKN merupakan momentum penting untuk mengingatkan seluruh insan kesehatan tentang pentingnya konsistensi dan ketulusuan pelayanan.
“Kami ingin memastikan bahwa RSUD Ainun hadir sebagai institusi kesehatan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat Gorontalo,” ungkapnya. (Abin/Gopos)








