GOPOS.ID, GORONTALO – Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Prof. Abdul Khadim Masaong menegaskan komitmennya terkait penolakan terhadap LGBT di lingkungan Kampus Universitas Muhammadiyah Gorontalo.
Hal itu disampaikan Prof. Khadim usai prosesi wisuda Universitas Muhammadiyah Gorontalo, selasa (14/07/26). Prof. Khadim menyebutkan dalam pandagan islam muhammadiyah yang diyakininya, komunitas ini merupakan hal yang dilarang oleh agama.
“Jadi kami secara tegas melarang aktivitas dan menolak kehadiran komintas ini di kampus,” kata Prof. Khadim.
Menurut Prof. Khadim, penindakan terhadap LGBT merupakan kewajiban moril. Bahkan, dirinya mengumumkan secara terbuka bagi siapa saja yang menemukan komunitas ini berkeliaran di kampus untuk segera melaporkan hal tersebut ke pihak rektorat.
“Segera dilaporkan ke kami, kalau bukti-buktinya jelas akan segera kami tindaki secara serius,” ungkapnya. (Abin/Gopos)








