GOPOS.ID, LIMBOTO – Lantunan shawalat mengiringi parade ratusan kendaraan hias bernuansa Islami yang terdiri dari mobil dan sepeda motor dalam rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Gorontalo, Rabu (2/9/2026).
Pawai kendaraan hias bertajuk “ABPEDNAS dan SRIKANDI Jaga Desa Bersholawat” ini mengambil start dari lapangan Isimu Utara, Kecamatan Tibawa yang dilepas oleh Sekretaris Daerah Sugondo Makmur menuju Pakaya Tower Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo dan disambut oleh Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi.
Para peserta pada pawai kendaraan hias ini terdiri dari unsur pemeritah desa dan kelurahan, organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, remaja masjid hingga dari kalangan pelajar.
“Semangat bershalawat ini harus kita jaga. Maulid Nabi bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun kebersamaan, menjaga persatuan dan memperkuat kepedulian di tengah masyarakat,” kata Wakil Bupati Gorontalo Tonny Junus.
Tonny menyebut, semangat kebersamaan yang terlihat dalam pawai sejalan dengan upaya pemerintah daerah membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial serta kehidupan keagamaan yang kuat.
“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur dan ekonomi. Kita juga harus membangun manusia, membangun akhlak, memperkuat persaudaraan, dan menjaga nilai-nilai yang menjadi identitas masyarakat Gorontalo,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua SRIKANDI Jaga Desa Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi mengatakan, pawai menjadi sarana memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.
Keterlibatan berbagai unsur dari tingkat desa hingga kabupaten menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga keberagaman.
“Melalui acara ini, mari kita bumikan shalawat, memperkuat tali persaudaraan, serta terus menyiarkan nilai-nilai Islam dengan tetap menjaga tradisi dan keberagaman di desa kita,” tandasnya.(alexa/gopos)








