GOPOS.ID, GORONTALO – Suasana khidmat mengawali pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo ke-102, Selasa (18/8/2026). Sebelum memasuki agenda persidangan, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili mengajak seluruh anggota dewan mengenang 40 hari wafatnya tokoh nasional asal Gorontalo, Rachmat Gobel.
Ajakan tersebut disampaikan Thomas di ruang rapat paripurna. Seluruh anggota DPRD kemudian diajak sejenak mengenang jasa almarhum sekaligus memanjatkan doa dan membacakan Surah Al-Fatihah bagi Rachmat Gobel.
Thomas menyampaikan, doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan duka atas kepergian almarhum. Ia berharap seluruh amal ibadah Rachmat Gobel diterima Allah SWT dan segala pengabdiannya mendapatkan balasan terbaik.
“Mari kita mengenang jasa almarhum, semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT,” ujar Thomas saat memimpin doa.
Menurut Thomas, wafatnya Rachmat Gobel tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga menjadi kehilangan bagi masyarakat Gorontalo. Almarhum dinilai memiliki kontribusi besar dalam membawa nama Gorontalo ke tingkat nasional serta memberikan perhatian terhadap berbagai kepentingan daerah.
Rachmat Gobel dikenal sebagai salah satu tokoh nasional asal Gorontalo dengan kiprah yang luas, baik di bidang usaha, sosial maupun politik. Perjalanan pengabdiannya di tingkat nasional turut memperkuat perhatian terhadap Gorontalo dan berbagai kepentingan daerah.
Momentum 40 hari wafatnya almarhum menjadi kesempatan bagi jajaran DPRD Provinsi Gorontalo untuk kembali mengenang perjalanan serta jasa-jasa Rachmat Gobel. Doa yang dipanjatkan bersama di ruang sidang menjadi bentuk penghormatan lembaga legislatif daerah terhadap sosok yang dinilai telah memberikan kontribusi bagi Gorontalo.
Doa bersama tersebut dilaksanakan sebelum DPRD memulai pembahasan agenda pemerintahan dalam rapat paripurna. Hal itu sekaligus menunjukkan bahwa di tengah pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, DPRD Provinsi Gorontalo tetap memberikan ruang untuk mengenang dan menghormati tokoh daerah yang telah memberikan perhatian terhadap pembangunan Gorontalo.
Peringatan 40 hari wafatnya Rachmat Gobel juga menjadi pengingat bagi generasi penerus di Gorontalo untuk melanjutkan semangat pengabdian dan kontribusi bagi daerah.
Jasa serta kiprah almarhum dalam memberikan perhatian terhadap Gorontalo diharapkan terus dikenang dan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. (isno/gopos)








