GOPOS.ID, GORONTALO – Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Gorontalo periode 2025–2028 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Azlea Convention Center, Kota Gorontalo, Sabtu (25/04/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi profesi dokter spesialis penyakit dalam dalam mendukung pembangunan kesehatan di daerah.
Acara pelantikan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan, Andriyanto Abdussamad. Prosesi diawali dengan pembacaan naskah pelantikan dan pengucapan janji pengurus, dilanjutkan dengan penyematan pin oleh Ketua Umum Pengurus Pusat PAPDI, Eka Ginanjar, serta disaksikan oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Gorontalo, Isman Jusuf. Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara dan sesi foto bersama.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PAPDI Eka Ginanjar menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu melanjutkan peran strategis sebagai mitra utama dalam pembangunan kesehatan. Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas internal organisasi, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Gorontalo dan Indonesia secara umum.
Sementara itu, Andriyanto Abdussamad menegaskan bahwa pengurus PAPDI yang baru diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam mendukung berbagai program prioritas nasional dan daerah, seperti penanggulangan tuberkulosis, HIV/AIDS, penyakit tidak menular, penyakit menular, program cek kesehatan gratis (CKG), hingga penurunan angka kematian ibu yang saat ini masih menjadi perhatian serius. Ia juga menyoroti tantangan sektor kesehatan yang semakin kompleks, baik dari sisi sumber daya manusia maupun perkembangan ilmu penyakit dalam.
Ketua PAPDI Cabang Gorontalo, Taufik Ramadhan Biya, didampingi Sekretaris Febriyanto Dayi, menyatakan komitmennya untuk melakukan konsolidasi internal dan mendorong peningkatan kapasitas anggota, termasuk melalui pendidikan subspesialis. Saat ini, PAPDI Cabang Gorontalo memiliki 30 anggota, dengan satu orang yang telah menempuh pendidikan subspesialis. Ke depan, pihaknya juga akan mengadvokasi dukungan dari rumah sakit dan pemerintah daerah agar lebih banyak anggota dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah. (Laila-Mg)







