GOPOS.ID, GORONTALO — Upaya menjaga kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan terus dilakukan PLN Nusantara Power UP Gorontalo. Hasilnya, perusahaan mendapat Penghargaan PROPER Peringkat Biru Periode 2024–2025 atas kinerja pengelolaan lingkungan.
Pemberian penghargaan berlangsung pada 20 Agustus 2026 di Grand Q Hotel Kota Gorontalo. Dalam kesempatan tersebut, Nasruddin, Kabid Penataan, Penaatan dan Peningkatan Kapasitas DLHK, bersama Ir. Yustinata Buluatie, ST., M.Si., Kabid Penaatan dan Penataan PPLH, menyerahkan penghargaan kepada perwakilan PLN Nusantara Power UP Gorontalo, yakni Assistant Manager Operasi Achmad Susila dan TL Lingkungan Stefanos Andi Kristianto.
Capaian ini diperoleh melalui proses penilaian terhadap kinerja pengelolaan lingkungan pada periode 2024-2025. Bagi PLN Nusantara Power UP Gorontalo, hasil tersebut menjadi gambaran bahwa pemenuhan kewajiban lingkungan harus dilakukan secara konsisten, mulai dari pelaksanaan hingga pemantauan kegiatan.
Manager PLN Nusantara Power UP Gorontalo, Yan Suprayogi, mengatakan penghargaan tersebut tidak lantas membuat perusahaan berhenti melakukan peningkatan.
“Kami melihat penghargaan ini sebagai sebuah kepercayaan sekaligus tanggung jawab. Setelah mendapatkan PROPER Biru, pekerjaan kami bukan selesai, justru bagaimana ke depan kami bisa menjaga bahkan meningkatkan pencapaian ini,” kata Yan.
Menurut dia, lingkungan merupakan bagian penting dari tata kelola operasional perusahaan. Oleh karena itu, pengawasan internal dan evaluasi menjadi hal yang terus dilakukan.
“Yang paling penting adalah konsistensi. Setiap bagian memiliki tanggung jawab untuk memastikan pekerjaan yang dilakukan tetap memperhatikan ketentuan lingkungan. Kami ingin kesadaran itu menjadi bagian dari budaya kerja,” jelasnya.
Penghargaan PROPER Biru ini juga menjadi momentum bagi PLN Nusantara Power UP Gorontalo untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya.
Perusahaan berharap kolaborasi tersebut dapat terus terbangun sehingga upaya menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi menjadi gerakan bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Gorontalo. (Isno/rls/gopos)






