No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Penangkapan Terduga Terorisme, Mahasiswa Gorontalo di Yogyakarta Lahirkan 9 Rekomendasi

Hasan by Hasan
Selasa 8 Desember 2020
in Gorontalo
0
Mahasiswa Gorontalo di Yogyakarta

Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, saat menjadi pembicara pada diskusi tentang Gorontalo, Budaya, dan Terorisme yang dilaksanakan mahasiswa Gorontalo di Yogyakarta. (arif/gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, YOGYAKARTA –  Mahasiswa Gorontalo di Yogyakarta melahirkan 9 rekomendasi terkait penangkapan 6 terduga terorisme di Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada 27 November 2020.

Rekomendasi tersebut lahir dari diskusi yang bertajuk ‘Gorontalo, Budaya dan Terorisme’ di Pendopo LKiS, Kamis (04/12/2020). Diskusi yang diinisiasi oleh KKIG dan HPIG itu menghadirkan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu.

Thariq Modanggu mengatakan, penanganan dan pencegahan terorisme merupakan hal yang sangat penting dan menjadi tugas bersama seluruh elemen masyarakat Gorontalo.

“Tidak ada bencana kemanusiaan yang paling mengerikan, kecuali bencana yang diakibatkan oleh fanatisme keagamaan yang sempit dan merusak,” ungkap Thariq.

Adapun 9 rekomendasi dilahirkan dari diskusi yakni:

  1. Diperlukan sinergi yang optimal antara Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, dan lembaga-lembaga lainnya. Sinergi dalam merumuskan langkah strategis, integratif dalam upaya pencegahan dan penanganan terorisme di Gorontalo. Terutama konsistensi dalam angenda aksi agenda penerapannya.
  2. Pemerintah daerah perlu membentuk peraturan daerah tentang Pencegahan dan Penanggulangan Terorisme di tingkat Provinsi dan Kabupaten-Kota. Mengingat letak geografis Gorontalo yang berhadapan dengan negara tetangga. Seperti Philipina, Malaysia, dan Brunei, serta berbatasan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.
  3. Kesbangpol di semua daerah lebih proaktif mendata, memperjelas dan mengkoordinasikan aktivitas organisasi ataupun kelompok-kelompok orang/massa yang berada di wilayah masing-masing. Upaya itu dilakukan dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif, edukatif, dan sistemik  dalam upaya mencegah tindakan personal maupun kelompok yang berpotensi menyebarkan paham terorisme di wilayah  kerjanya.
  4. Perlunya penguatan peran kementerian Agama provinsi dan kabupaten kota, MUI, GPIG, serta Lembaga keagamaan lainnya, untuk merumuskan dan memberi arahan agar materi khutbah/khotbah, dakwah, atau pengajian di Gorontalo hendaknya diisi dengan materi pencerahan pemahaman agama yang sejuk, moderat, dan berdampak positif bagi kemaslahatan bersama.
  5. Penguatan peran FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) untuk senantiasa aktif mendorong terbentuknya pemahaman dan kesadaran hidup yang harmonis antar dan intra umat beragama, dengan melibatkan berbagai pemuka agama, dan organisasi keagamaan di provinsi Gorontalo.
  6. Perguruan Tinggi di Provinsi Gorontalo perlu merumuskan Indeks Desa Anti Terorisme, dan melakukan pemetaan potensi terorisme sehingga menjadi pijakan bagi pemerintah daerah ataupun Lembaga yang menangani  Terorisme dalam merumuskan langkah-langkah dan Tindakan strategis pencegahan dan penanggulangan terorisme.    
  7. Perlunya penguatan kurikulum muatan lokal (SLTP dan SMA sederajat) tentang perilaku dan bahaya kekerasan dalam pemahaman keagamaan terutama terorisme bagi kehidupan keluarga, masyarakat, dan negara.
  8. Memperkuat sinergi Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparat desa, karang taruna, dan ormas-ormas lainnyauntuk memperjelas identitas kependudukan, mengidentifikasi, mendeteksi, memantau, serta mengawasi aktifitas orang-orang yang dipandang mencurigakan di desa masing-masing.
  9. Menghidupkan dulohupauntuk mencegah tumbuhnya bibit-bibit terorisme di Gorontalo, dengan memperkuat pemahaman adat Gorontalo dengan titik tekan perbaikan akhlakul karimah, keberagamaan yang santun dan  toleran.(abin/gopos)
Baca Juga :  Lagi, Polres Pohuwato Amankan Empat Pria dari Sulteng Bawa Sabu-sabu
Tags: Mahasiswa GorontaloTerorismeThariq Modanggu
Previous Post

Forkopimda Pastikan Kesiapan Pilkada Bone Bolango

Next Post

Bapemperda Dekab Bone Bolango Serap Aspirasi Pekerja-Pengusaha Soal Ranperda Tenaga Kerja

Related Posts

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo,Hj. Yeyen Sidki, S.H., S.E., M.M
Gorontalo

Yeyen Sidiki Apresiasi Kunjungan Presiden Prabowo ke Gorontalo, Dorong Penguatan Sektor Maritim

Sabtu 9 Mei 2026
Gorontalo

Prabowo Janji Bangun Ribuan KNMP dan Bagikan Kapal Bagi Nelayan

Sabtu 9 Mei 2026
Gorontalo

Kampung Nelayan di Leato Selatan Jadi yang Pertama Dikunjungi Prabowo

Sabtu 9 Mei 2026
Gorontalo

UNG Buka Jalur Prestasi 2026, Kuliah Gratis untuk Siswa Berprestasi

Sabtu 9 Mei 2026
Gorontalo

Pengawasan Orang Asing: Deteksi Dini dan Kolaborasi yang Ditekankan oleh Kakanwil Agung Sampurno

Jumat 8 Mei 2026
Gorontalo

Terkini KNMP Leato: Pengamanan Diperketat Jelang Kunjungan Presiden Prabowo

Jumat 8 Mei 2026
Next Post
Bapemperda DPRD Bone Bolango turut melibatkan kalangan pengusaha dan pekerja terkait Ranperda Tenaga Kerja, Senin (7/12/2020). (Indra/gopos)

Bapemperda Dekab Bone Bolango Serap Aspirasi Pekerja-Pengusaha Soal Ranperda Tenaga Kerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono didampingi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

    Gorontalo Bersiap Sambut Presiden Prabowo, 1.700 Personel Gabungan Disiagakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kampung Nelayan yang Akan Diresmikan Prabowo Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kampung Nelayan di Leato Selatan Jadi yang Pertama Dikunjungi Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terkini KNMP Leato: Pengamanan Diperketat Jelang Kunjungan Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kantor Cabang BTN Gorontalo Terima Kunjungan Anggota DPR RI, Rachmat Gobel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.