GOPOS.ID, TILAMUTA – Pemerintah Kabupaten Boalemo terus mendorong peningkatan partisipasi pendidikan pada jenjang menengah atas sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperbaiki indikator pendidikan daerah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boalemo, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk mengalami peningkatan dari 7,31 tahun pada 2024 menjadi 7,32 tahun pada 2025. Meski menunjukkan tren positif, capaian tersebut mengindikasikan bahwa rata-rata penduduk Boalemo masih menempuh pendidikan hingga setara kelas I Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kondisi itu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk terus memperluas akses pendidikan sekaligus mendorong lulusan SMP agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, saat menghadiri acara penamatan siswa kelas IX SMP Negeri 5 Satu Atap Tilamuta di Desa Lahumbo, Rabu (17/6/2026).
Dalam sambutannya, Lahmuddin mengajak para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat SMP untuk melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 2 Tilamuta. Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan menengah yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Ia menjelaskan, SMA Negeri 2 Tilamuta dibangun untuk memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak di Desa Lahumbo dan wilayah sekitarnya sehingga tidak memiliki alasan untuk menghentikan pendidikan setelah lulus SMP.
“Keberadaan SMA Negeri 2 Tilamuta merupakan upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di Desa Lahumbo dan desa-desa sekitarnya. Karena itu, seluruh pihak memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama meramaikan dan mendukung keberlangsungan sekolah tersebut,” ujar Lahmuddin.
Menurut Lahmuddin, ketersediaan fasilitas pendidikan yang dekat dengan lingkungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan angka partisipasi sekolah. Dengan akses yang lebih mudah, diharapkan semakin banyak lulusan SMP yang melanjutkan pendidikan hingga tingkat SMA maupun sederajat.
Lahmuddin menegaskan peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari orang tua dan masyarakat. Peran keluarga dinilai sangat penting dalam memastikan anak-anak tetap bersekolah dan menyelesaikan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
“Kami terus menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Selain memperluas akses pendidikan, berbagai program peningkatan mutu pembelajaran dan penguatan sumber daya manusia terus dilakukan guna menciptakan generasi yang lebih unggul dan berdaya saing,” ungkap Lahmuddin.
Melalui dorongan kepada lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA, pemerintah berharap dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah sekaligus mendongkrak Rata-rata Lama Sekolah yang menjadi salah satu indikator utama dalam pembentukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Semoga ini mampu mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia Boalemo, dan mendukung pembangunan daerah yang lebih maju di masa mendatang,” tutup Lahmuddin (Yusuf/Gopos)








