Pelaku Pembacokan Warga Telaga Jaya Diduga Idap Gangguan Jiwa - gopos.id
Gorontalo Headline Hukum & Kriminal

Pelaku Pembacokan Warga Telaga Jaya Diduga Idap Gangguan Jiwa

GOPOS.ID, GORONTALO – Kepolisian Sektor (Polsek) Telaga masih menelusuri penyebab terjadinya pembacokan terhadap Opan Ayuba alias Ndoyo, di Desa Buhu, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Selasa (22/10/2019). Saat ini, YL alias Usu, pelaku pembacokan sudah diamankan di Polsek Telaga.

Informasi yang dirangkum gopos.id, meski sudah diamankan, Polisi belum bisa menggali keterangan lebih terkait peristiwa yang terjadi pada Selasa (22/10/2019) pukul 12.30 tersebut. Pasalnya pria berusia 57 tahun agak kesulitan diajak berkomunikasi.

Di sisi lain, informasi yang diperoleh gopos.id di kalangan warga, Usu diketahui pernah mengalami gangguan jiwa. Diduga, Usu melakukan pembacokan terhadap Ndoyo di Desa Buhu, Kecamatan Telaga Jaya, akibat penyakit yang dideritanya kambuh.

Sementara itu, Kapolsek Telaga, Ipda Asnawi Makrun,S.E menerangkan bila pihaknya sudah menerima laporan yang disampaikan keluarga korban. Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Telaga telah mengambankan YL alias Usu.

“Polsek Telaga juga telah mengamankan barang bukti berupa sebilah parang, yang diduga digunakan pelaku untuk melukai korban,” ujar Ipda Asnawi.

Baca juga: Warga Telaga Jaya Kritis Dibacok Tetangga

Menurut Ipda Asnawi, sesuai keterangan yang disampaikan saksi, Fatma Ali alias Nehi, sebelum datang ke rumah korban, terlapor YL alias Usu terlihat mengendarai sepeda. Tak jauh dari rumah korban, Usu lalu berhenti.

“Saat itu saksi sedang menonton televisi. Sementara korban berada di dalam kamar sedang tidur,” ungkap Ipda Asnawi.

Beberapa saat kemudian, Usu datang ke rumah korban sambil membawa sebilah parang. Ketika masuk ke dalam rumah, Usu bertama kepada Fatma keberadaan Ndoyo. Fatma lalu menyampaikan bila Ndoyo berada di kamar sedang tidur.

“Saksi bertanya ke terlapor mau bikin apa? Terlapor lalu menjawab akan memotong korban,” jelas Ipda Asnawi.

Mendengar penjelasan itu, Fatma lantas berlari ke luar rumah. Ia memanggil kakaknya Rahman Ayuba.

“Setelah itu saksi dan kakaknya kekamar korban terlapor sudah tidak ada di tempat. Sedangkan korban mengalami luka di bagian bahu kiri dan kanan,” tutur Ipda Asnawi.(isno/muhajir/gopos)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 1 =