GOPOS.ID – Babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 kembali menghadirkan kejutan besar. Norwegia secara mengejutkan menumbangkan lima kali juara dunia Brasil dengan skor 2-1, sementara Inggris sukses melewati perlawanan sengit tuan rumah Meksiko setelah menang tipis 3-2. Hasil tersebut memastikan tersajinya laga menarik antara Norwegia dan Inggris pada babak perempat final.
Keberhasilan Norwegia menjadi salah satu cerita terbesar turnamen tahun ini. Tim berjuluk Løvene itu mencatat sejarah dengan menembus perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak mengikuti ajang empat tahunan tersebut.
Brasil sebenarnya memperoleh peluang emas untuk unggul lebih dahulu setelah mendapatkan hadiah penalti. Namun, kiper Orjan Nyland tampil sebagai penyelamat dengan menggagalkan eksekusi Bruno Guimaraes. Penyelamatan tersebut menjadi titik balik yang membangkitkan kepercayaan diri para pemain Norwegia.
Saat pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol, Erling Haaland menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Striker Manchester City itu memecah kebuntuan pada menit ke-79 sebelum menggandakan keunggulan Norwegia pada menit ke-90 melalui penyelesaian akhir yang tenang.
Brasil baru mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada masa injury time. Namun gol tersebut tidak cukup menyelamatkan tim asuhan Carlo Ancelotti dari kekalahan, sekaligus mengakhiri langkah Brasil di Piala Dunia 2026 lebih cepat dari yang diperkirakan.
Pada pertandingan lainnya yang berlangsung di Stadion Azteca, Inggris harus bekerja keras untuk menaklukkan perlawanan Meksiko dengan skor 3-2 dalam laga yang berlangsung terbuka dan penuh tensi.
The Three Lions harus melakoni laga agresif yang ditampilkan Mexico. Skema serangan balik yang diterapkan pelatih Inggris, Thomas Tuchel, efektif meladeni permainan Mexico yang begitu intens. Jude Bellingham menjadi bintang pertandingan setelah mencetak dua gol hanya dalam rentang dua menit, masing-masing pada menit ke-36 dan ke-38.
Meksiko tidak menyerah begitu saja. Julian Quinones berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit 42. Skor 2-1 untuk Inggris menutup laga babak pertama.
Situasi berubah pada babak kedua ketika bek Inggris Jarell Quansah menerima kartu merah pada menit ke-54. Bermain dengan 10 pemain membuat Inggris berada di bawah tekanan serangan bertubi-tubi dari Meksiko yang mendapat dukungan penuh puluhan ribu suporternya di Stadion Azteca.
Meski kehilangan satu pemain, Inggris justru berhasil memperlebar keunggulan setelah Anthony Gordon dilanggar oleh kiper Mexico, Raul Ranggel. Tendangan penalti dieksekusi dengan baik oleh sang kapten, Harry Kane pada menit ke 60.
Namun hanya berselang sembilan menit, Hary Kane dinyatakan melakukan pelanggaran terhadap pemain Mexico saat kemelut terjadi di depan gawang Inggris. Wasit menunjuk titik putih tendangan penalti untuk Mexico. Raul Jimenez kembali membobol gawang Inggris melalui titik penalti. Gol tersebut membuat pertandingan berlangsung menegangkan hingga menit-menit akhir.
Namun, disiplin lini belakang Inggris mampu meredam tekanan tuan rumah hingga peluit panjang dibunyikan wasit. Kemenangan 3-2 memastikan Inggris melangkah ke delapan besar sekaligus menjaga asa mereka untuk meraih gelar juara dunia.
Hasil dua pertandingan tersebut menghadirkan pertemuan menarik di babak perempat final. Inggris yang memiliki pengalaman panjang di turnamen besar akan menghadapi Norwegia yang tengah menikmati performa impresif dan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Brasil.
Pertandingan perempat final diperkirakan berlangsung sengit. Inggris mengandalkan kolektivitas permainan serta kreativitas Jude Bellingham dan ketajaman Harry Kane, sementara Norwegia berharap kembali pada efektivitas serangan balik dan insting mencetak gol Erling Haaland yang sejauh ini menjadi pembeda dalam perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.(hasan/gopos)







