GOPOS.ID – Babak penyisihan 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan kejutan. Dua tim raksasa dari Benua Eropa, Jerman dan Belanda, tersingkir melalui drama adu penalti, Selasa (30/6/2026).
Jerman harus angkat koper lebih awal setelah tersingkir dari Paraguay melalui adu tendangan penalti dengan skor 3-4, Selasa (30/6/2026) pagi WIB di Stadion Boston Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat.
Jerman dan Paraguay harus melakoni adu tendangan penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang 90 menit pertandingan. Di babak extra time, kedua tim juga tak berhasil menambah gol kemenangan.
Kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang 90 menit pertandingan. Skor tersebut tidak berubah hingga babak tambahan waktu berakhir, sehingga laga harus ditentukan melalui adu penalti yang dimenangkan Paraguay. Dalam pertandingan tersebut, Jerman jauh lebih banyak menguasai bola, namun tak kunjung menembus gawang Paraguay.
Drama adu penalti juga mewarnai pertandingan antara Maroko melawan Belanda di Stadion Monterrey Guadalupe, Leon Baru, Meksiko. Belanda yang berstatus juara Grup F takluk dari Maroko dengan skor 2-3 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit.
Belanda sebetulnya nyaris memenangkan pertandingan setelah memimpin lewat gol Cody Gakpo menit ke-72, tetapi kemenangan Oranje raib di depan mata persis pada menit pertama waktu tambahan lantaran Issa Diop menyamakan kedudukan 1-1 untuk Maroko. Skor 1-1 bertahan hingga bubaran, bahkan 2×15 menit babak tambahan waktu, memaksa pemenang ditentukan lewat adu penalti.
Dalam adu penalti tiga penendang Belanda yakni Justin Kluivert, Quentin Timber, dan Crysencio Summerville gagal menuntaskan tugasnya, sebaliknya dari Maroko hanya Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi yang gagal. Ismael Saibari, yang selalu mencetak gol di babak penyisihan grup, menjadi penentu kelolosan Maroko saat ia memperdaya kiper Bart Verbruggen kala melakoni tugas sebagai algojo kelima timnya.(hasan/antara/gopos)








