GOPOS.ID, GORONTALO – Dalam upaya memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir, masyarakat bersama Brimob Polda Gorontalo telah melakukan kolaborasi untuk membangun kembali jembatan yang sangat vital bagi akses anak-anak menuju sekolah.Â
Setelah melalui proses pengerjaan selama 15 hari, jembatan di Desa Molalahu yang sempat putus akibat derasnya arus banjir akhirnya resmi difungsikan kembali.Â
Peresmian jembatan dilakukan langsung oleh Dansat Brimob Polda Gorontalo, disaksikan oleh Camat Kecamatan Pulubala, Kepala Desa Molalahu, serta warga setempat yang antusias menyambut kembalinya akses jembatan tersebut pada Rabu (28/01) malam.Â
Jembatan ini menjadi jalur utama bagi masyarakat Desa Molalahu, terutama untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas sosial. Sebelumnya, kerusakan jembatan akibat banjir membuat warga harus memutar jauh untuk mencapai sekolah, pasar, atau fasilitas kesehatan.
Dansat Brimob Polda Gorontalo Kombes Pol. Danu Waspodo, S.I.K., dalam sambutannya menegaskan bahwa perbaikan jembatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga bagian dari pengabdian Brimob Polri kepada masyarakat.Â
“Kami bersyukur setelah 15 hari pengerjaan, jembatan ini dapat digunakan kembali. Semoga jembatan ini memberikan manfaat maksimal bagi warga dan dijaga bersama agar tahan lama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan warga dalam menjaga infrastruktur agar tetap aman digunakan.Â
Proses pengerjaan jembatan dilakukan secara intensif oleh personel Satbrimob Polda Gorontalo, mencakup penguatan struktur jembatan, pemasangan papan lantai, serta perbaikan kabel dan tiang penyangga.
Camat Kecamatan Pulubala dan Kepala Desa Molalahu menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Satbrimob Polda Gorontalo. (Putra/Gopos)Â








