No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Kadis Pertanian Provinsi Gorontalo Luruskan Polemik Alsintan

Admin by Admin
Kamis 27 Mei 2021
in Gorontalo Hebat
0
Alsintan

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi Kadis Pertanian Muljady Mario saat melihat dari dekat bantuan alat mesin pertanian yang dialokasikan untuk Gorontalo, akhir Desember 2020 lalu. Tahun 2020 pemprov ketambahan 110 unit alsintan berbagai model untuk memperkuat Brigade Alsintan sebagai tempat menyimpan, menjaga, merawat dan meminjamkan kepada petani. (Foto: Istimewa).

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID,KOTA GORONTALO – Adanya tudingan jika bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) yang dikucukurkan ke Kabupaten Boalemo. Khususnya di Kecamatan Wonosari  di kuasai ‘orang orang berduit’ sehingga menyebabkan antrian di kalangan petani. Mendapat tanggapan serius dari Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Muljady Mario.

Menurut Muljady, antrian penggunaan combine harvester oleh petani di Kecamatan Wonosari dikarenakan keterbatasan alat dan luasnya lahan padi di kecamatan yang dikenal dengan lumbung beras itu.

Penyebab lain, antrian juga disebabkan karena banyak masyarakat petani yang sebelumnya melakukan proses panen secara konvensional sudah beralih ke combine harvester yang oleh warga petani kerap disebut ‘odong odong’ tersebut. 

Banyaknya kelompok tani yang meminjam ditambah masa panen yang nyaris berbarengan. Juga menjadi akar polemik yang membuat antrian pemanfaatan layanan alat berat tersebut.

Sebagaimana diketahui, Dinas Pertanian melalui Brigade Alsitan mengalokasikan 10 unit combine harvester khusus digunakan petani di Kecamatan Wonosari.

Baca Juga :  Langgar Protokol Kesehatan, Warga Langsung di Rapid Test

“Soal katanya dikuasai oleh orang berduit, itu sama sekali tidak benar. Ini kan panennya hampir berbarengan, luasannya di atas 1.000 hektar jadi pasti petani antrian. Perlu juga diingat, alat di brigade itu gratis. Yang dibayar ongkos untuk operator dan BBM sesuai luas lahan panen. Itu pun uangnya dari mereka langsung dibelanjakan tidak masuk ke kami,” beber Muljady.

Muljady menduga, riak riak di Kecamatan Wonosari, Boalemo, terjadi karena ada penarikan alat oleh Brigade Alistan, dari pihak yang meminjam.

Penarikan alat oleh Brigade Alsintan dari pihak peminjam disebabkan durasi peminjaman telah melebihi batas waktu yang seharusnya. Padahal alat tersebut harusnya dipinjamkan bergilir sesuai dengan permohonan ke Dinas Pertanian.

 “Selama ini kami mencurigai ada yang ingin menguasai alatnya. Itu tidak bisa. Sehingga untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan, ada alat yang kami tarik. Hal ini yang saya duga mendatangkan fitnah bahwa Alsintan dikuasai orang berduit. Sekali lagi saya sampaikan itu tidak benar. Bahkan faktanya, ada juga alat yang peminjamannya sudah sampai dibawa ke Provinsi Sulawesi Tengah. Dan Itu kita tindaki. Alatnya kami tarik, dan orangnya kita blacklist untuk tidak lagi dipinjamkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Menghadap ke Mendag, Gubernur Gorontalo Perjuangkan Kebutuhan Minyak Goreng di Daerah

Sejak tahun 2015, kata Muljadi, Pemrov Gorontalo tidak lagi membagikan Alsintan kepada petani secara gratis.

Sebagai gantinya, dibentuklah Brigade Alsintan yang bertugas untuk menyimpan, menjaga, merawat dan meminjamkan kepada petani.

Alasannya cukup logis karena jika dibagikan cenderung dikuasai oleh kelompok tertentu seolah – olah sudah jadi haknya dan petani lain tidak bisa meminjam.

Berikutnya, Alsintan yang dibagikan gratis cenderung cepat rusak karena kurangnya rasa memiliki dan perawatan yang tidak teratur. (rls/adm-03/Gopos)

Tags: AlsintanMuljady Mario
Previous Post

100 Yatim Piatu di Popayato Terima Bantuan Uang Tunai

Next Post

Pengaruh Ramadan dan Idulfitri, Uang Beredar di April 2021 Meningkat

Related Posts

Gorontalo Hebat

PENAS XVII 2026: Ajang Perkenalkan Gorontalo jadi Lumbung Jagung

Sabtu 20 Juni 2026
Gorontalo Hebat

Pentadio Resort-Menara Limboto Dibenahi, Wajah Baru Kabupaten Gorontalo Sambut Kontingen di Penas KTNA XVII 

Kamis 18 Juni 2026
Gorontalo Hebat

Dukung Kerja Wartawan, Media Center PENAS XVII Diresmikan 

Rabu 17 Juni 2026
Gorontalo Hebat

Gubernur Gorontalo Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin 15 Juni 2026
Gorontalo Hebat

Idah Syahidah Tutup Temu Jurnalis Gorontalo, Tegaskan Media Mitra Pembangunan

Minggu 14 Juni 2026
Gorontalo Hebat

Idah Syahidah Dorong Kepemimpinan Visioner di SMSI Gorontalo

Sabtu 13 Juni 2026
Next Post
Uang Rupiah

Pengaruh Ramadan dan Idulfitri, Uang Beredar di April 2021 Meningkat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. (Foto. Istimewa/Screenshot google)

    Sherly Tjoanda Dikabarkan Hadir di PENAS XVII

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UMGO Benarkan Video Viral Soal Beasiswa-KIP Kampus Negeri adalah Calon Mahasiswinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rum Ngaku Kecewa, Kunjungan Mentrans ke Boalemo Dibatalkan Mendadak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara Jadi Magnet di PENAS XVII Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UNG Kukuhkan 700 Lulusan pada Wisuda ke-61, Rektor Pesan Jadilah Agen Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.