GOPOS.ID, KOTAMOBAGU – Jajaran Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kotamobagu menerima kunjungan Camat Modayag bersama Sangadi dan Sekretaris Desa Modayag, terkait insiden yang terjadi saat proses pemadaman kebakaran di wilayah tersebut.
Kunjungan itu bertujuan menyampaikan permohonan maaf secara resmi sekaligus mendengarkan langsung penjelasan kronologi kejadian dari personel Damkar yang bertugas pada malam insiden. Petugas menjelaskan bahwa saat tiba di lokasi, mereka mendapat teriakan dan cacian dari sejumlah warga yang menilai kedatangan Damkar terlambat.
Situasi kemudian memanas ketika beberapa warga merebut nosel selang pemadam, bahkan terjadi pelemparan terhadap personel dan armada Damkar. Meski menghadapi risiko keselamatan, petugas tetap bertahan dan melaksanakan tugas kemanusiaan.
Usai mendengarkan penjelasan, Camat Modayag bersama jajaran pemerintah desa menyampaikan permohonan maaf atas nama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat, sekaligus berkomitmen melakukan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, S.STP., M.E., mengapresiasi perhatian dan sikap tegas Bupati Boltim serta menyatakan permohonan maaf tersebut telah diterima dengan baik.
“Alhamdulillah, kami sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan dan menjadikannya sebagai pembelajaran bersama,” ujarnya.
Hasil pertemuan tersebut akan dilaporkan kepada Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, dan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy V. Mangkat, S.H., M.H.








