GOPOS.ID, GORONTALO – Kegiatan IAIN Smart Cup I yang diikuti pelajar MA, SMA, dan SMK se-Provinsi Gorontalo resmi ditutup di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) SMART Sultan Amai Gorontalo, Senin malam (12/1/2026) Ajang ini menjadi momentum penting penguatan peran kampus dalam pembinaan generasi muda melalui olahraga dan seni.
Penutupan kegiatan ditandai dengan sambutan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag, yang menegaskan bahwa IAIN Smart Cup I bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari visi besar kampus dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berkarakter.
Dalam sambutannya, Rektor menjelaskan makna filosofis SMART sebagai identitas dan etos kerja kampus. SMART merupakan singkatan dari Sultan Amai Gorontalo, yang dimaknai secara strategis sebagai: Specific and Sustainable, Meaningful, Accelerative and Adaptive, Recognize and Religious, serta Timeline and Transformative.
“Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, SMART juga bermakna sehat. Sejak pembukaan hingga penutupan malam ini, seluruh rangkaian kegiatan merupakan ikhtiar kami untuk menghadirkan kampus yang berkontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan fisik dan mental generasi muda,” ujar Prof. Ahmad Faisal.
Ia menegaskan, konsep sehat yang diusung tidak hanya jasmani, tetapi juga rohani. Menurutnya, literatur dan nilai-nilai keagamaan menegaskan bahwa manusia SMART harus sehat secara fisik dan spiritual, atau dalam istilah agama sehat dan wa’afi.
Rektor juga menyampaikan bahwa IAIN Sultan Amai Gorontalo ke depan akan serius melakukan pembinaan mahasiswa yang memiliki bakat di bidang olahraga dan seni. Karena itu, kehadiran para kepala sekolah yang mengutus siswa-siswa terbaiknya dinilai sebagai langkah strategis dalam menyiapkan calon mahasiswa unggul.
“Ajang ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi wahana pembentukan karakter. Di sini para peserta belajar sportivitas, kerja keras, disiplin, tanggung jawab, serta saling menghargai,” jelasnya.
Tercatat sekitar 130 peserta ambil bagian dalam IAIN Smart Cup I. Rektor berharap kehadiran para peserta tidak menjadi yang pertama dan terakhir, melainkan pintu awal bagi mereka untuk bergabung dengan keluarga besar IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ahmad Faisal juga menyampaikan harapannya agar IAIN Sultan Amai Gorontalo segera bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) paling lambat tahun ini. Dengan demikian, para peserta di masa mendatang akan menjadi calon mahasiswa UIN.
Menariknya, Rektor turut mendeklarasikan diri sebagai bapak asuh bagi sejumlah pemenang Smart Cup yang berkeinginan melanjutkan studi di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Ia menyatakan akan membantu pembiayaan UKT dan asrama bagi beberapa mahasiswa terpilih.
“Kami ingin kehadiran kampus benar-benar memberi dampak langsung bagi masa depan generasi muda Gorontalo,” pungkasnya.
Rektor pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, sponsor, kepala sekolah, peserta, serta semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan IAIN Smart Cup I. (Rama/Gopos)








