GOPOS.ID, JEMBER – Pemerataan pembangunan menjadi salah satu perhatian dalam penyusunan RAPBD Kabupaten Jember 2027 setelah tujuh fraksi DPRD menyampaikan pandangan umum dalam rapat paripurna.
Rapat paripurna tersebut digelar di Ruang Sidang DPRD Jember, Kamis (1/10/2026) malam, dengan dihadiri Bupati Jember Gus Fawait dan jajaran kepala OPD.
Dalam pandangan umum, seluruh fraksi menyatakan sikap positif terhadap Nota Pengantar RAPBD 2027 yang disampaikan pemerintah daerah.
Pembahasan rancangan anggaran pun disepakati untuk dilanjutkan ke tahapan berikutnya dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari legislatif.
Gus Fawait mengatakan pandangan fraksi akan menjadi bahan pemerintah daerah untuk menyusun APBD yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat Jember.
“Alhamdulillah pandangannya sangat baik ya, dan itu akan menjadikan kita sebagai masukan untuk bagaimana kita merancang APBD tahun 2027 sesuai dengan kebutuhan dari Kabupaten Jember,” ujarnya.
Menurut Gus Fawait, pengentasan kemiskinan juga menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan anggaran tahun depan.
Selain itu, pembangunan infrastruktur desa menjadi perhatian agar manfaat pembangunan tidak berhenti di kawasan perkotaan atau wilayah tertentu.
“Semangatnya sama bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di satu titik, tetapi semua daerah, semua desa harus juga mendapatkan sentuhan dari Pemerintah Kabupaten Jember,” jelasnya.
Gus Fawait menyebut pemerataan pembangunan juga menjadi perhatian yang disampaikan mayoritas fraksi dalam rapat paripurna tersebut.
“Hampir seluruh fraksi, tujuh fraksi, yang juga menyuarakan hal yang sama, yaitu pemerataan pembangunan,” imbuhnya.
Arah pemerataan itu, kata Gus Fawait, akan menjadi perhatian pemerintah dalam penyusunan APBD maupun perubahan APBD Jember 2027.
Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan pembangunan dapat menjangkau desa hingga wilayah pelosok, sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan secara lebih merata.(kur)








