GOPOS. ID, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memberikan apresiasi tinggi kepada Anggota Komisi XII DPR RI Daerah Pemilihan Gorontalo, Rusli Habibie, atas keberhasilannya dalam memperjuangkan penambahan alokasi kuota Solar untuk Provinsi Gorontalo pada tahun 2026. Penambahan kuota yang disetujui oleh BPH Migas tercatat sebesar 5.400 kilo liter, meningkat dari alokasi tahun 2025 yang hanya 43.530 kilo liter.
Dengan peningkatan ini, total alokasi Solar untuk Gorontalo pada tahun 2026 diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di sektor transportasi, pertanian, perikanan, serta usaha kecil dan menengah yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar bersubsidi.
Gubernur Gusnar menekankan bahwa tambahan kuota ini merupakan hasil dari komunikasi dan koordinasi yang intensif antara pemerintah daerah dan perwakilan rakyat di tingkat pusat. Ia menegaskan bahwa ketersediaan Solar yang memadai akan berdampak positif pada stabilitas harga, kelancaran distribusi barang dan jasa, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ini adalah kabar baik dan berkah bagi masyarakat Gorontalo. Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan komitmen yang telah ditunjukkan demi kepentingan daerah,” ujar Gubernur Gusnar.
Pemerintah Provinsi Gorontalo juga berharap penambahan kuota tidak hanya berlaku untuk jenis Solar, tetapi juga dapat diperluas ke jenis Pertalite. Hal ini penting mengingat Provinsi Gorontalo akan menjadi tuan rumah Pekan Nasional Petani dan Nelayan yang dijadwalkan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia serta seluruh perwakilan provinsi se-Indonesia.
“Di samping itu, kami berharap tambahan kuota ini dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran, diawasi dengan baik, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berhak menerima. Sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan harusnya terus terjalin demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” tutup Gubernur Gusnar. (Putra/Gopos)








