No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Dukung Pertanian Jember, UNEJ Kembangkan Mesin Granulator Pupuk Organik dari Limbah Batu Gamping

Alexa by Alexa
Senin 2 Februari 2026
in Jember
0
Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Jember. (Foto: Diskominfo)

Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Jember. (Foto: Diskominfo)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, JEMBER – Upaya mendorong pertanian berkelanjutan di Kabupaten Jember mendapat dukungan dari dunia kampus melalui inovasi teknologi berbasis limbah tambang batu gamping.

Inovasi tersebut lahir dari kolaborasi mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Pertambangan Universitas Jember yang mengembangkan mesin granulator pupuk organik ramah lingkungan.

Mesin ini dirancang untuk mengolah sisa batu gamping agar memiliki nilai tambah sekaligus membantu penyediaan pupuk murah bagi petani lokal.

Pengembangan alat dilakukan di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Jember dengan pendampingan dosen dan dukungan riset lintas disiplin.

Koordinator Program Studi S2 Teknik Mesin UNEJ, Prof Mahros Darsin, mendampingi mahasiswa selama proses perancangan hingga fabrikasi mesin.

Mahasiswa Teknik Mesin UNEJ, Iwan Ahmad, terlibat langsung dalam pembuatan mesin sejak tahap desain awal.

“Pengembangan mesin ini memakan waktu sekitar tiga bulan, mulai dari persiapan desain hingga proses fabrikasi di laboratorium,” ujar Iwan.

Tahap awal difokuskan pada perancangan sistem kerja mesin agar sesuai dengan karakter bahan baku batu gamping dan material organik lainnya.

Baca Juga :  Dari Asrama hingga Lapangan Standar FIFA, Sekolah Rakyat Jember Khusus untuk Keluarga Kurang Mampu

Proses fabrikasi dilakukan selama dua bulan di Laboratorium Manufaktur Teknik Mesin Universitas Jember dengan memanfaatkan peralatan kampus.

“Komponen utama menggunakan plat besi dan pipa galvanis tahan karat, ditenagai motor 1.500 watt dengan speed reducer rasio 1:50,” jelasnya.

Mesin ini memiliki keunggulan karena menggabungkan fungsi pengaduk dan granulator dalam satu sistem kerja terpadu.

“Desain ini kami rancang dari nol tanpa cetak biru perusahaan, agar benar-benar sesuai kebutuhan pengolahan bahan lokal,” tambah Iwan.

Ketua Tim Peneliti sekaligus akademisi Teknik Pertambangan UNEJ, Rina Lestari, menyebut riset bermula dari persoalan limbah tambang.

Limbah batu gamping di Desa Grenden, Kecamatan Puger, selama ini menumpuk dan tidak memiliki nilai jual yang memadai.

“Kami melihat limbah batu gamping hanya dihargai sekitar Rp100 per kilogram, sehingga perlu inovasi untuk menaikkan nilai ekonominya,” ungkap Rina.

Melalui hibah inovasi industri LP2M UNEJ, limbah tersebut kemudian diolah menjadi bahan dasar pupuk organik.

Baca Juga :  Festival Egrang ke-XIV di Ledokombo Jadi Momentum Perkuat Ruang Aman bagi Anak

Batu gamping yang bersifat anorganik dicampur bahan organik agar memenuhi standar pupuk ramah lingkungan.

Komposisi pupuk meliputi batu gamping, fosfat, kotoran sapi fermentasi, serta tetes tebu sebagai perekat dan penambah nutrisi.

“Inovasi ini sejalan dengan program swasembada pangan dan diharapkan bisa diproduksi massal dengan harga terjangkau,” kata Rina.

Selain aspek teknis, riset ini membawa misi sosial untuk mendukung UMKM dan perusahaan rintisan berbasis teknologi tepat guna.

Rina menilai teknologi tepat guna mampu menekan biaya produksi sekaligus memperluas lapangan kerja di daerah.

“Kami berharap alat ini membantu petani mendapatkan pupuk murah dan mendorong tumbuhnya usaha baru di Jember,” ujarnya.

Tim peneliti juga mendorong Pemerintah Kabupaten Jember lebih aktif mendukung kreativitas masyarakat melalui lomba teknologi tepat guna.

Dukungan pelatihan, pembinaan, dan pengembangan inovasi diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan serta menekan pengangguran di Kabupaten Jember.(kur) 

Tags: Batu GampingUNEJ
Previous Post

Masuk 10 Besar Nasional, Pelayanan Publik Pemkab Jember Raih Predikat Kualitas Tertinggi

Next Post

Weny Gaib dan Rendy Mangkat Ikuti Rakornas Nasional 2026 Dukung Program Indonesia Emas 2045

Related Posts

Dinsos PPPA dan Kepala Diskominfo Jember saat berkunjung ke Kementerian Sosial RI
Jember

Pemkab Jember Usulkan Penambahan Kuota Bansos hingga 80 Persen

Sabtu 26 September 2026
Candi Deres yang menjadi salah satu benda cagar budaya
Jember

Lindungi Warisan Sejarah, Bupati Jember Resmi Tetapkan Lima Cagar Budaya

Sabtu 26 September 2026
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menerima pendemo untuk berdiskusi
Jember

Aspirasi Warga hingga Layanan Kesehatan, Ini Cara Gus Fawait Respons Persoalan Jember

Rabu 23 September 2026
Bupati Jember Muhammad Fawait
Jember

Usai Gowes Yosowilangun-Puger, Gus Fawait Perkuat Layanan Homecare Jember

Selasa 22 September 2026
Bupati Jember Gus Fawait sampaikan Pesan di acara Anugerah Insan Pajak 2026 di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, Jawa Timur, Sabtu (19/09/2026).
Jember

PAD Jember Tumbuh 32,36 Persen, Gus Fawait Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak

Minggu 20 September 2026
Bupati Jember Muhammad fawait Berama Direktur Utama BIN Cigar Febrian Ananta Kahar
Jember

Dari Jember ke 45 Negara, Gus Fawait Ungkap Kekuatan Industri Cerutu Lokal

Sabtu 19 September 2026
Next Post

Weny Gaib dan Rendy Mangkat Ikuti Rakornas Nasional 2026 Dukung Program Indonesia Emas 2045

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kerangka Manusia di Kebun Tebu Paguyaman Berjenis Kelamin Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terduga Pelaku Kematian Guru ASN di Tolinggula Diamankan Tim Resmob Saronde

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langgar Kode Etik, Satbrimob Polda Gorontalo PTDH Tiga Personelnya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Perzinahan Owner Gadai di Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Belasan Alat Berat Kembali Beroperasi di PETI Pasir Putih Sehari Setelah Penertiban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.