Dikabarkan Diculik, Siswa SD di Gorontalo Utara Ternyata Dibawa Ibu Kandung - gopos.id
Gorontalo Headline Hukum & Kriminal

Dikabarkan Diculik, Siswa SD di Gorontalo Utara Ternyata Dibawa Ibu Kandung

GOPOS.ID, GORONTALO – Sempat dikabarkan diculik oleh orang tak dikenal. Seorang siswa SD Negeri 10 Kwandang di Desa Leboto, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, ternyata hanya dibawa oleh ibu kandungnya.

Informasi yang dirangkum gopos.id, sebelumnya diberitakan bila seorang siswa SD Negeri 10 Kwandang di Desa Leboto diculik oleh dua orang tak dikenal, Kamis (12/9/2019) pukul 10.30 wita. Keduanya menumpangi sebuah sepeda motor.

Terinformasi bila orang yang tak dikenal itu terdiri seroang perempuan dan laki-laki. Perempuan tersebut mengenakan cadar. Sementara sang laki-laki berpostur tubuh tinggi dengan rambut lurus sebahu dan kulit sawo matang. Dikabarkan pula bila mereka bergerak ke arah Kota Gorontalo.

Informasi dugaan penculikan itu ditindaklanjuti Polsek Kwandang bersama Polres Gorontalo. Setelah melakukan penelusuran, ternyata siswa SD 10 Kwandang tersebut bukan diculik. Melainkan dibawa oleh ibu kandungnya. Tim Polsek Kwandang telah mendatangi kediaman ibu kandung sang siswa di Desa Dulohupa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo sekitar pukul 13.30 wita. Ibu kandung tersebut sengaja menjemput sang siswa untuk kemudian dibawah ke rumahnya.

“Pada pukul 12.30 wita Tim Polsek kwandang beserta tim perlindungan anak Kabupaten Gorontalo Utara langsung bergerak menuju Kecamatan Telaga. Sekitar pukul 13.30 wita tim Polsek Kwandang beserta tim perlindungan anak tiba di rumah ibu kandung dari siswa tersebut di Desa Dulohupa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo,” ujar Kapolres Gorontalo AKBP. Dafcoriza,M.Si melalui Kasat Reskrim Polres Gorontalo, AKP Kukuh Islami,S.I.K.

Lebih lanjut AKP Kukuh Islami menjelaskan, sesaat setelah ditemukan, dilakukan mediasi yang bertempat di kediaman Kepala Desa Dulohupa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Mediasi dipimpin Kapolsek Telaga bersama tim Dinas Perlindungan Anak Kab. Gorontalo Utara, Kades Dulohupa, serta kedua orang tua sang anak.

“Dari hasil mediasi kedua orang tua bersepakat untuk sementara waktu sang anak tinggal di ibunya,” tandas AKP Kukuh Islami.

Di sisi lain, terinformasi bila kedua orang tua siswa telah bercerai 10 tahun.(isno/gopos)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven + one =