GOPOS.ID, GORONTALO – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus membangun kemitraan yang baik dengan insan pers.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan bincang santai bersama awak media yang menjadi momentum mempererat komunikasi antara DPRD dan jurnalis yang berlangsung di salah satu Rumah Makan di Kabupaten Bone Bolango, Senin (20/07/2026).
Thomas mengakui proses penandatanganan kontrak kerja sama publikasi dengan media tahun ini mengalami keterlambatan. Menurutnya, hal tersebut dilakukan karena Sekretariat DPRD lebih mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap tahapan administrasi.
“Memang sudah agak terlambat melakukan kontrak. Setelah kami berbincang dengan Sekwan, mereka lebih mengedepankan asas kehati-hatian sehingga pada bulan Juli baru bisa dilaksanakan kontrak,” ujar Thomas.
Ia menjelaskan, sebelum kerja sama dilakukan, DPRD juga mencermati berbagai pemberitaan yang berkembang sebagai bagian dari proses evaluasi dan penyempurnaan mekanisme kerja sama.
Thomas menilai media memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai aktivitas dan kinerja DPRD kepada masyarakat, termasuk berbagai perjuangan anggota dewan dalam mengawal aspirasi publik.
“Media membantu menyebarluaskan kinerja DPRD, termasuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Malam hari ini kita bisa berinteraksi, berdiskusi, dan saling bertukar pandangan melalui bincang santai ini,” katanya.
Lebih lanjut, Thomas menegaskan DPRD Provinsi Gorontalo terbuka terhadap kritik yang disampaikan media. Menurutnya, kritik yang konstruktif menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Intinya kami tidak alergi dikritik. Semoga hubungan baik antara DPRD dan media dapat terus terjalin hingga akhir masa jabatan kami,” tegasnya.
Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo, H. Sun Biki, turut berbagi pandangannya mengenai pentingnya memahami nilai sebuah berita.
Ia mengaku memiliki pengalaman yang cukup dekat dengan dunia pers karena pernah bertugas di Departemen Penerangan pada masa Menteri Penerangan Harmoko.
Pengalaman tersebut, kata Sun Biki, memberinya pemahaman bahwa sebuah produk jurnalistik harus mengedepankan nilai berita, akurasi, dan kepentingan publik sehingga mampu memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui pertemuan tersebut, DPRD Provinsi Gorontalo berharap sinergi dengan insan pers semakin kuat dalam mendukung keterbukaan informasi publik sekaligus menghadirkan pemberitaan yang objektif, berimbang, dan membangun. (Isno/gopos)








