No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Curah Gagasan Digital

Admin by Admin
Minggu 7 April 2019
in Gorontalo, Pemilu
0
32
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

oleh : Arasy Pradana

An event worth all the wait and expectations!

Ada satu fragmen menarik sekaligus ironis dari Gorontalo. Walaupun perekonomian kampung halaman saya itu tumbuh di atas rata-rata nasional (7,45% per Agustus 2018). Namun tingkat kemiskinannya masih berkutat pada angka 16,8% (per Juli 2018). Kontributor terbesar dari angka-angka tersebut, yang menyedihkan, datang dari sektor yang sama, yaitu pertanian, perikanan, dan kehutanan. Artinya, sekalipun berkontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi, namun petani dan nelayan Gorontalo justru masih terjerat kemiskinan akut.

[Jadi, siapa yang sebenarnya tengah menikmati all fine dining dengan angka-angka tersebut? Sungguh misterius.]

Paradoks-paradoks seperti inilah yang seharusnya menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Apalagi di era UU No. 23/2014, sebagian besar kewenangan pemerintahan yang konkuren ada di tangan mereka; Terutama di tingkat Kabupaten/Kota, di mana kehadiran negara seharusnya semakin familiar dan terasa. Wewenang tersebut juga mencakup arah pengelolaan pertanian rakyat, perikanan lokal, dan pemungutan hasil hutan.

Pemerintah pusat hari ini sekadar memberikan cetak biru dengan cakrawala helikopter (helicopter view) terhadap berbagai sektor kebutuhan masyarakat. Sisanya, mencakup pelaksanaan dan penyesuaian kebijakan dengan kondisi riil di lapangan, sangat bergantung pada kecakapan daerah.

Baca Juga :  Langkah Erwin Ismail Menuju Kursi Puncak Botu

Jadi bukan Presiden yang dapat mengubah nasib kolektif kita semua secara signifikan, melainkan Gubernur, Walikota, dan Bupati. Kalau ada masalah-masalah pada pelayanan di tingkat dasar, merekalah yang seharusnya dicari pertama kali.

Namun demikian, sekadar berharap pada Bupati, Walikota, dan Gubernur saja tidaklah cukup. Salah satu cara mengentaskan paradoks-paradoks negatif di dalam masyarakat adalah melalui politik peraturan daerah dan anggaran daerah yang sensitif pada kondisi material masyarakat.

Jika peraturan daerah mewakili dimensi kehidupan hukum, maka anggaran daerah masih menjadi soko guru perekonomian daerah (konon, 80-90 persen usaha swasta di Indonesia adalah bentuk perputaran modal di sekitar APBN/APBD).

Baik peraturan maupun anggaran daerah harus disusun dan disetujui oleh Gubernur, Bupati, atau Walikota dengan mitra pemerintahan mereka, yang tak lain adalah DPRD.

Baca juga : Kemendagri Dorong Pemda Gandeng Ormas Tingkatkan Partisipasi Politik

Alih-alih menghabiskan energi untuk bermutasi menjadi Cebi dan Kampret pada pemilu tahun ini, kita seharusnya lebih concern dengan siapa saja yang nantinya akan menjadi wakil-wakil kita di DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Mengenali kapasitas mereka satu persatu, dan jika diperlukan, mengongkosi perjuangan politik kandidat-kandidat terbaik. Bagi saya sifatnya fardhu ain. Wajib tak dibuat-buat.

Baca Juga :  Merebut Suara Gorontalo, Siapa Lebih Unggul?

Untuk itu, inisiatif untuk menggelar “Curah Gagasan Digital” perlu disambut dengan meriah. Alih-alih bersusah menelusuri ratusan ribu jejak digital di Google, platform ini jutru memaksa caleg untuk datang sendiri ke gawai kita. Sebuah kemewahan bagi siapapun orang Gorontalo yang menjadi pribumi (native user) dunia media sosial. Keberanian mereka untuk menghidangkan diri beserta gagasannya di hadapan publik sendiri sebenarnya sudah menjadi satu nilai tambah yang membuatnya layak dipilih.

Baca juga : Caleg Gorontalo, Yuk! Curah Gagasan Lewat Digital, Berani?

Siapa tau dari gelaran ini, kita menemukan mutiara-mutiara yang menghadirkan gagasan cemerlang untuk memberantas paradoks buruk Gorontalo kita; seperti hidup petani dan nelayan yang miskin namun bersumbangsih besar terhadap pertumbuhan ekonomi tadi. (*)

Tags: Curah Gagasan DigitalPolitik
Previous Post

Kampanye Akbar, Sandiaga Janji Stabilitas Harga Bahan Pokok

Next Post

Bawaslu Perkuat Kapasitan Pemantaun dan Relawan Pengawas Pemilu

Related Posts

Aparat kepolisian bersama warga setempat saat mengevakuasi korban.(F. Istimewa)
Gorontalo

Siswa SMP Tewas Tenggelam di Pantai Muara Kasih Bonepantai

Rabu 12 Agustus 2026
Gorontalo

ABPEDNAS Didorong Jadi Mitra Strategis Pemerintah dan Kejaksaan

Rabu 12 Agustus 2026
Gorontalo

Renovasi Rampung, UTC Damhil by Prasanthi Buka Babak Baru dengan Layanan Modern

Rabu 12 Agustus 2026
Gorontalo

Pengurus DPD-DPC ABPEDNAS Gorontalo Dilantik: Wujudkan Kolaborasi Daerah dan Pusat

Rabu 12 Agustus 2026
Gorontalo

Polda Gorontalo Berperan Aktif di PKKMB UNG 2026 Cegah Paham Radikal

Rabu 12 Agustus 2026
Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPD I Golkar Gorontalo, Yeyen Sidiki, yang juga Anggota DPRD Provinsi Gorontalo.
Gorontalo

Yeyen Sidiki: Listrik Masuk Dudepo Bukti Perjuangan Rusli Habibie Hadirkan Keadilan Energi

Rabu 12 Agustus 2026
Next Post

Bawaslu Perkuat Kapasitan Pemantaun dan Relawan Pengawas Pemilu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kuasa hukum korban, Rizka Umar diwawancarai gopos.id.

    Owner Kedai Kopi di Gorontalo Diduga Lakukan Pelecehan ke Mantan Karyawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengurus DPD-DPC ABPEDNAS Gorontalo Dilantik: Wujudkan Kolaborasi Daerah dan Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa SMP Tewas Tenggelam di Pantai Muara Kasih Bonepantai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Gorontalo Minta ABPEDNAS Berkolaborasi Bangun Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yeyen Sidiki: Listrik Masuk Dudepo Bukti Perjuangan Rusli Habibie Hadirkan Keadilan Energi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.