GOPOS.ID, BOALEMO – Bupati Boalemo, Rum Pagau, menegaskan pentingnya peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai pusat layanan dasar masyarakat. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas TP PKK Kabupaten Boalemo dan dihadiri oleh seluruh Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Boalemo, di Hotel Rahmat (Sabtu/01/11/2025)
Dalam sambutannya, Rum Pagau menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pelatihan, melainkan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Gerakan PKK sebagai mitra strategis dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga, kesehatan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.
“Dengan adanya pembaruan enam standar pelayanan minimal (SPM), Posyandu kini tidak hanya fokus pada layanan kesehatan, tetapi juga berkembang menjadi Posyandu multifungsi yang memberikan layanan terpadu lintas sektor,” ujar Bupati Rum
Ia menekankan, konsep Posyandu modern harus dikelola secara kolaboratif dari, oleh, dan untuk masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh warga, terutama di pedesaan.
Lebih lanjut, Rum Pagau menyampaikan bahwa peran PKK sangat penting dalam mendukung transformasi Posyandu. Melalui gerakan PKK, kader dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa untuk memastikan setiap keluarga mendapatkan pelayanan dasar sesuai enam SPM.
“TP PKK adalah penggerak utama dalam memberdayakan keluarga agar sadar akan pentingnya pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial,” imbuhnya.
Ia berharap, kegiatan peningkatan kapasitas tersebut dapat meningkatkan kemampuan manajerial dan koordinasi lintas sektor, mendorong pengelolaan Posyandu yang berkelanjutan, serta menjadikan kader PKK sebagai pelopor edukasi keluarga di bidang gizi, kesehatan ibu-anak, literasi keluarga, dan ekonomi produktif rumah tangga.
Di akhir sambutan, Bupati Rum mengajak seluruh kader dan masyarakat Boalemo untuk terus bersinergi dalam mewujudkan daerah yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
“Mari kita wujudkan Boalemo yang sehat, cerdas, dan sejahtera melalui langkah nyata dari keluarga yang berdaya dan Posyandu yang aktif,” tutupnya. (Rama/Gopos)








