No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

BKKBN Provinsi Gorontalo Launching Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Putra Tangahu by Putra Tangahu
Jumat 6 Desember 2024
in Gorontalo
0
BKKBN Provinsi Gorontalo melaunching gerakan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Kamis (5-12-2024).

BKKBN Provinsi Gorontalo melaunching gerakan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Kamis (5-12-2024).

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – BKKBN Provinsi Gorontalo melaunching gerakan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Kamis (5-12-2024).

Sekertaris Daerah Provinsi Gorontalo melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang Otoluwa mengungkap stunting merupakan tantangan serius yang dihadapi bangsa kita dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. 

Berdasarkan data SKI 2023, angka stunting di gorontalo 26,9 persen masih berada diatas  nasional yaitu 21,5 persen. 

“Gerakan GENTING yang diluncurkan hari ini adalah wujud nyata dari komitmen kita bersama untuk mengatasi masalah stunting. Melalui pendekatan gotong royong, para orang tua asuh dari berbagai elemen masyarakat akan membantu memberikan dukungan nutrisi dan edukasi kepada keluarga berisiko stunting,” ujarnya menerangkan.

Upaya ini sekaligus mendukung tercapainya visi besar Presiden Republik Indonesia, yaitu menciptakan pembangunan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Oleh karena itu, kami sangat mendukung gerakan ini dan siap berkontribusi aktif dalam pelaksanaannya, khususnya melalui kolaborasi lintas sektor, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan layanan kesehatan keluarga,” tegasnya.

Pihaknya berharap peluncuran GENTING ini dapat menjadi pemantik semangat bagi semua pihak—pemerintah, swasta, komunitas, dan individu—untuk bersama-sama bergerak dalam mengatasi stunting.

Ditempat yang sama, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Aan Ari Witoko menyampaikan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) adalah gerakan gotong royong masyarakat untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, kuat dan tidak stunting. 

GENTING merupakan gerakan bantuan bagi keluarga berisiko stunting melalui kepedulian para pihak sebagai orang tua asuh. 

Baca Juga :  BKKBN Perwakilan Gorontalo Terus Tingkatkan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga

Orang Tua Asuh (OTA) adalah pihak yang berperan sebagai pemberi bantuan yang terdiri dari unsur pemerintah, pemerintah daerah, BUMN,BUMD, individu/perseorangan, LSM/komunitas, swasta, perguruan tinggi/akademis dan media. 

“Sasaran dari kegiatan GENTING adalah 1) Orang Tua Asuh (OTA); 2) Anak Asuh yang mencakup ibu hamil, ibu yang memiliki baduta/menyusui, baduta 0-23 bulan, balita 24-59 bulan dari keluarga berisiko stunting miskin,” ucapnya.

Lanjutnya, Bentuk bantuan kegiatan GENTING terdiri dari bantuan Nutrisi dan bantuan Non Nutrisi secar rinci sebagai berikut:

Bantuan Nutrisi merupakan pemberian pangan local kaya kaya protein hewani dengan kecukupan gizi dalam bentuk makanan lengkap siap santap atau kudapan.

Bantuan Nutrisi berupa pemberian nutrisi berdasarkan standar minimal, Rp 15.000,-/hari/orang disesuaikan dengan usia anak yang mendapatkan bantuan hingga anak asuh mencapai usia 2 (dua) tahun. Pemberian bantuan dapat dilakukan secara kolektif lebih dari 1 (satu) Orang Tua Asuh untuk menangani 1 (satu) orang anak asuh.

Bantuan Non Nutrisi merupakan bantuan yang meliputi: (1) perbaikan jamban dan rumah layak huni; (2) akses air bersih; (3) edukasi Pencegahan (remaja, calon pengantin) dan penanganan (edukasi ibu hamil, pengasuhan, peningkatan kapasitas ekonomi).

Rebranding Logo Transformasi perubahan nomenklatur menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN untuk meningkatkan citra lembaga dan memperkuat peran Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam melaksanakan misi Presiden, diperlukan penguatan citra kelembangaan melalui Rebranding Logo sebagai simbol visual yang merefleksikan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, mengandung nilai-nilai Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, serta dapat merepresentasikan visi dan misi Presiden RI. 

Baca Juga :  Setelah Puting Beliung, Bonbol Diguncang Gempa

“Pengenalan logo Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN merupakan salah satu bagian dari strategi komunikasi lembaga kepada masyarakat dan sebagai upaya promosi mengenai tugas dan fungsi Kementerian dalam menwujudkan SDM Indonesia yang berkualitas,” kata dia.

Akad Peduli Stunting dilakukan ditingkat pusat dan semua Provinsi dengan mekanisme sebagai berikut:

Mitra kerja Pentahelix menyatakan kesediaan menjadi orang tua asuh; Mitra kerja Pentahelix memilih bentuk bantuan yang diberikan kepada sejumlah anak asuh; Penyerahan bantuan kepada anak asuh; Simulasi Pencatatan dan Pelaporan melalui dashboard GENTING.

Teleconference antara Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN berserta Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangungan Keluarga/Kepala BKKBN dengan stakeholder dan mitra kerja di tingkat Provinsi.

Terakhir kata dia, Genting merupakan gerakan bantuan bagi keluarga berisiko stunting melalui kepedulian para pihak sebagai orang tua asuh. Orang Tua Asuh (OTA) adalah pihak yang berperan sebagai pemberi bantuan yang terdiri dari unsur pemerintah, pemerintah daerah, bumn, bumd, individu/perseorangan, lsm/komunitas, swasta, perguruan tinggi/akademisi dan media. 

“Besar harapan kami agar gerakan orang tua asuh cegah stunting dapat berkelanjutan dan diikuti oleh lintas sektor lainnya demi menurukan angka stunting di provinsi gorontalo,” tutupnya. (Putra/Gopos)

Tags: BKKBN GorontaloCegah StuntingGENTING
Previous Post

Pilkada Serentak Sukses, Ketua KPU Gorut Ucapkan Terima Kasih

Next Post

Insiden BBM Bercampur Air Terulang Lagi di SPBU Marisa, Empat Mobil Terpaksa Diderek

Related Posts

Gorontalo

Tim Gabungan Amankan 80 Karung Diduga Sianida Asal Filipina di Gorontalo Utara

Jumat 25 September 2026
Gorontalo

DWP BKAD Turut Berpartisipasi dalam Penguatan Tata Kelola Organisasi DWP Provinsi Gorontalo

Jumat 25 September 2026
Gorontalo

Kreativitas Warga Binaan di Lapas Perempuan Gorontalo: Membangun Kemandirian Melalui Kerajinan Tangan

Jumat 25 September 2026
Reynold Gobel mewakili PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo menerima penghargaan dari Rektor UMGO sebagai mitra pendukung kegiatan Kuliah Kerja Dakwah (KKD) 2026. (foto.istimewa)
Gorontalo

Dukung Kegiatan KKD 2026, PLN Nusantara Power UP Gorontalo Raih Penghargaan dari UMGO

Jumat 25 September 2026
Gorontalo

Kapolresta Gorontalo Kota Pimpin Langsung Distribusi 5.000 Liter Air Bersih

Jumat 25 September 2026
Gorontalo

Jumat Berkah, Dit Intelkam Polda Gorontalo Bagikan Makanan untuk Pengemudi Bentor

Jumat 25 September 2026
Next Post
Pemilik mobil yang menunjukkan Pertalite yang bercampur air usai mengisi BBM di SPBU Marisa, Kamis malam (5/12/2024).(Foto Irfan/Istimewa)

Insiden BBM Bercampur Air Terulang Lagi di SPBU Marisa, Empat Mobil Terpaksa Diderek

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kerangka Manusia di Kebun Tebu Paguyaman Berjenis Kelamin Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terduga Pelaku Kematian Guru ASN di Tolinggula Diamankan Tim Resmob Saronde

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Perzinahan Owner Gadai di Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langgar Kode Etik, Satbrimob Polda Gorontalo PTDH Tiga Personelnya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Gabungan Amankan 80 Karung Diduga Sianida Asal Filipina di Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.