GOPOS.ID, TOMILITO – Basarnas Gorontalo mengevakuasi warga korban banjir di Desa Milango, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu (13/2/2021). Dalam penyelamatan tersebut, Basarnas Gorontalo mengevakuasi dua orang bayi, satu berumur 4 bulan dan satunya lagi berumur 8 bulan.
Banjir dengan ketinggian berkisaran enam puluh centimeter hinggi lebih dari satu meter merendam ratusan rumah di Desa Milango. Akibat banjir tersebut, ratusan warga harus dievakuasi.
Banjir dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah Tomilito sejak Jumat malam. Selain itu, banjir juga disebabkan oleh meluapnnya aliran sungai Leayo yang melintasi Desa Leayo hingga Milango.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, I Made Junetra melalui Koordinator pos Basarnas Gorontalo utara, Riski Hasan mengatakan, delapan personel basarnas menggunakan perahu karet mengevakuasi warga yang terdampak.
“Warga dievakuasi ke tempat lebih aman atau lebih tinggi,” ungkap Riski saaat dikonfirmasi gopos.id.
Riski mengatakan, warga juga turut mengevakuasi secara mandiri. Beruntung sejauh ini belum ada korban jiwa akibat banjir tersebut.
“Dari dinas kesehatan juga sudah ada untuk memeriksa kesehatan warga,” katanya.
Hingga berita ini dilansir, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo Utara bersama Dinas Sosinal Gorontalo Utara masih mendata warga korban banjir dan membangun posko. (muhajir/gopos)