GOPOS.ID, BONE BOLANGO – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Gorontalo, Sumurung P. Simaremare, telah resmi membuka acara Bakti Jaksa untuk Masyarakat Bone Bolango. Acara ini ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh kedua pejabat tersebut. Dalam kesempatan ini, Bupati Ismet Mile dan Kajati Sumurung P. Simaremare, bersama rombongan, melanjutkan kunjungan ke anjungan pelayanan yang telah disiapkan untuk masyarakat.
Kegiatan Bakti Jaksa ini berlangsung di kompleks Center Point Bone Bolango pada Kamis, 5 November 2026. Amin Nusi, anggota DPRD Bone Bolango, turut hadir dan menyampaikan bahwa Bakti Jaksa merupakan bagian dari penerapan 12 inovasi yang dikembangkan oleh lembaga penegak hukum. Inovasi-inovasi tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan hukum yang lebih baik dan lebih dekat kepada masyarakat.
Beberapa inovasi yang diperkenalkan dalam acara ini antara lain:
Benjamin (Bertanya ke Jaksa Pasti Terjamin): Program ini memberikan jaminan kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat dan jelas dari pihak jaksa.
PHK (Pelayanan Hukum Keliling): Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan akses hukum di berbagai lokasi, tanpa harus datang ke kantor kejaksaan.
JPP (Jaksa Pelindung Pekerja): Inovasi ini fokus pada perlindungan hak-hak pekerja dan memberikan bantuan hukum yang diperlukan.
JKI (Jaksa Kawal Inflasi): Program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi dengan memberikan pemahaman hukum terkait inflasi kepada masyarakat.
Japri (Jaksa Percepat Sertifikat Rupah Ibadah): Inisiatif ini mempermudah proses pengurusan sertifikat untuk tempat ibadah.
Jaksa Sakti (Sahkan Administrasi Keluarga, Tertib dan Integratif): Program ini membantu masyarakat dalam mengurus administrasi keluarga dengan lebih mudah dan terintegrasi.
Dengan adanya Bakti Jaksa ini, diharapkan masyarakat Bone Bolango dapat merasakan manfaat langsung dari pelayanan hukum yang lebih baik dan inovatif. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dan lembaga penegak hukum untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan memberikan solusi atas berbagai permasalahan hukum yang dihadapi.
Acara ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan pelayanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum. (Putra/Gopos)








