GOPOS.ID, KOTAMOBAGU — Upaya Pemerintah Kota Kotamobagu dalam menata dan mengoptimalkan ruang terbuka publik dinilai menjadi langkah positif dalam menghadapi perkembangan urbanisasi sekaligus menciptakan ruang kota yang lebih inklusif dan humanis.
Akademisi tata ruang, Nining G. Paputungan, ST., M.Ars, menilai revitalisasi sejumlah ruang terbuka, di antaranya Taman Kota, median Jalan Paloko Kinalang, serta taman di depan Kampus UDK, tidak semata-mata berkaitan dengan penataan estetika kota maupun penambahan vegetasi.
Menurutnya, ruang terbuka tersebut dapat berfungsi sebagai activity support, yakni ruang pendukung berbagai aktivitas masyarakat yang mampu menghubungkan pusat-pusat kegiatan warga sekaligus menghidupkan kawasan perkotaan.
“Ruang terbuka publik berfungsi optimal apabila mampu menampung beragam kegiatan, baik aktivitas aktif maupun pasif,” kata Nining.
Ia menjelaskan, keberadaan Taman Kota dan penataan median Jalan Paloko Kinalang dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas, mulai dari olahraga, rekreasi keluarga hingga kegiatan sosial dan ekspresi budaya lokal.
Kehadiran ruang tersebut juga dinilai mampu mendorong pergerakan masyarakat dari pagi hingga malam hari. Dengan demikian, pusat kota tidak hanya menjadi kawasan yang aktif pada jam kerja, tetapi juga dapat berkembang sebagai ruang interaksi sosial masyarakat. Selain fungsi sosial, ruang terbuka publik juga dinilai memiliki dampak terhadap perekonomian masyarakat.
Nining mengatakan, kawasan ruang terbuka yang ramai dapat menjadi pemicu tumbuhnya aktivitas ekonomi informal dan UMKM, khususnya usaha kuliner yang berada di sekitar lokasi.
Menurutnya, aktivitas masyarakat yang berlangsung hingga malam hari dapat menciptakan efek ekonomi turunan bagi pelaku usaha lokal.
“Ruang terbuka publik yang ramai secara alami dapat mengundang geliat ekonomi sektor informal dan UMKM di sekitarnya,” ujarnya.
Ia menilai kondisi tersebut sekaligus dapat membantu menghidupkan koridor perkotaan setelah aktivitas perkantoran berakhir. Keramaian yang positif juga berpotensi meningkatkan rasa aman masyarakat karena ruang publik tidak dibiarkan kosong pada malam hari. Nining juga menyoroti pentingnya aspek inklusivitas dalam pengembangan ruang terbuka publik.
Menurutnya, ruang publik harus dapat diakses dan dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, anak-anak dan kelompok lanjut usia.
Pencahayaan yang memadai, keterbukaan ruang serta keberadaan aktivitas masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman.
“Pencahayaan yang baik dan ramainya aktivitas positif di area terbuka dapat memberikan rasa aman bagi perempuan, anak-anak dan lansia untuk memanfaatkan ruang kota secara setara,” jelasnya.
Meski mengapresiasi penataan ruang terbuka di Kotamobagu, Nining memberikan sejumlah catatan strategis agar fungsi activity support dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Ia mendorong pemerataan fasilitas pendukung di ruang terbuka publik yang tersebar di wilayah Kotamobagu sehingga tidak terjadi kesenjangan pemanfaatan antarwilayah.
Selain itu, konektivitas antar-ruang publik juga perlu diperkuat melalui jalur pedestrian yang nyaman dan teduh.
Kawasan perkantoran, seperti Kelurahan Kotamobagu, Kotobangun dan Mogolaing, menurutnya dapat dihubungkan dengan ruang terbuka publik melalui jaringan pedestrian dan jalur hijau yang terintegrasi.
Di sisi lain, ekspansi aktivitas komersial di sekitar ruang publik juga perlu dikendalikan agar tetap sesuai dengan ketentuan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Hal tersebut penting untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi, fungsi ekologis serta estetika kawasan perkotaan. Nining menilai, langkah Pemkot Kotamobagu dalam menata ruang terbuka telah mengarah pada konsep perancangan kota yang modern dan humanis.
Dengan menempatkan ruang terbuka sebagai activity support, menurutnya, lahan perkotaan tidak hanya berfungsi sebagai ruang fisik, tetapi juga dapat menjadi ruang kehidupan yang produktif, inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Kotamobagu. (Joe/Gopos)








