No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Kolonel Priyanto Kasus Buang Korban Tabrak Lari, Dipecat dan Divonis Seumur Hidup 

Putra Tangahu by Putra Tangahu
Selasa 7 Juni 2022
in Gorontalo, Nasional
0
Kolonel Priyanto Kasus Buang Korban Tabrak Lari Divonis Seumur Hidup. (Antara/Suara.com)

Kolonel Priyanto Kasus Buang Korban Tabrak Lari Divonis Seumur Hidup. (Antara/Suara.com)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Majelis hakim Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta telah menjatuhkan vonis seumur hidup terhadap Kolonel Infanteri Priyanto terkait kasus buang dua remaja korban tabrak lari di Nagreg, Jawa Barat. Tak cuma divonis penjara seumur hidup, Kolonel Priyanto dipecat dari dinas militer.

Dalam pertimbangannya, ketua majelis hakim, Brigjen Faridah Faisal turut menjelaskan akibat dari perbuatan Priyanto. Dengan menghilangkan nyawa korban Handi Saputra (17) dan Salsabila (14), tentunya akan menimbulkan penderitaan dan trauma bagi pihak keluarga.

“Akibat dari perbuatan terdakwa, menghilangakan nyawa korban saudara Handi Saputra dan Salsabila, menimbulkan penderitaan dan trauma berkepanjangan bagi keluarga korban yang ditinggalkan,” kata Brigjen Faridah di Pengadilan Militer Tinggi II, Jakarta Timur, Selasa (7/7/2022) mengutip dari laman suara.com – jaringan berita gopos.id.

Mengingat usia yang masih belia, kedua korban tentunya diharapkan keluarga bisa menjadi kebanggan di masa mendatang. Akibat perbuatan itu pula, Faridah menyebut bahwa citra TNI sebagai pengayom masyarakat menjadi rusak.

“Dapat memperburuk citra TNI di mata masyarakat, merusak hubungan baik antara TNI dan rakyat serta perbuatan tersebut meresahkan masyarakat,” jelas Faridah.

Baca Juga :  Penanganan Stunting Bisa Diwujudkan dari Kegiatan KKS Mahasiswa

Dalam kasus ini, Priyanto membuang kedua korban ke Sungai Serayu, Jawa Tengah usai kecelakaan di Nagreg. Faridah menyatakan, sifat dari tindakan itu benar-benar mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku.

“Sesungguhnya dalam rangka melaksanakan niatnya menghilangkan jejak, sehingga tidak memedulikan lagi kselamatan dan nyawa orang lain dan mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku,” papar Faridah.

Baca Juga: Gempa Berkekuatan Magnitudo 5.8 Guncang Bolsel, Getarannya Hingga Gorontalo

Tidak hanya itu, perbuatan Priyanto dalam menghindar dari tanggung jawab atas kecelakaan di Nagreg diyakini sebagai tindakan arogan. Bahkan, Priyanto hanya mengikuti nafsu semata dan mengedepankan ego diri sendiri.

“Hal ini menunjukkan sikap arogansi dan mengikuti keiinginan hal nafsu semata, sikap egoisme berlebihan tanpa memedulikan nasib korban dan keluarganya. menunjukkan oknum prajurit yang jauh dari sifat kesatria dan berprikemanusiaan,” pungkas dia.

Priyanto terbukti melakukan pembunuhan berencana sebagaimana Pasal 340 KUHP dan perampasan kemerdekaan orang lain sebagaimana Pasal 333 KUHP. Selain itu dia terbukti menyembunyikan kematian orang lain dan menghilangkan mayat sebagaimana Pasal 181 KUHP.

Baca Juga :  Remaja 15 Tahun Jadi Korban Tabrak Lari di Tibawa

Buang Mayat Korban Tabrak Lari

Kasus buang korban tabrak lari ini bermula saat Kolonel Priyanto dan dua anak buahnya, yaitu Kopda Andreas dan Koptu Ahmad Sholeh menabrak Handi Saputra (17) dan Salsabila (14) di Nagreg.

Baca Juga: Kolonel Priyanto Buang Dua Remaja ke Sungai Gegara Ingin Lindungi Anak Buah

Mereka tidak membawa korban tersebut ke rumah sakit, namun justru membuang tubuh Handi dan Salsa di Sungai Serayu, Jawa Tengah. Salsa dibuang ke sungai dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan Handi masih hidup.

Pada sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ini, selain Kopda Andreas dan Koptu Ahmad Sholeh, Pengadilan Militer II Tinggi Jakarta juga menghadirkan tujuh saksi lainnya.

Mereka adalah Letnan Dua (Letda) Cpm Syahril dari Pomdam III/Siliwangi dan enam warga sipil, yakni Sohibul Iman, Saipudin Juhri alias Osen, Teten Subhan, Taufik Hidayat alias Opik, Etes Hidayatullah yang merupakan ayah korban Handi Saputra, dan Jajang bin Ojo. (Suara/Putra/Gopos)

Tags: DipecatDivonis Seumur HidupKasus Buang KorbanKolonel PriyantoNagregTabrak Lari
Previous Post

Gempa Berkekuatan Magnitudo 5.8 Guncang Bolsel, Getarannya Hingga Gorontalo

Next Post

Hadapi Pemilu 2024, Bawaslu Gorontalo Buka Akses Informasi Seluas-luasnya

Related Posts

Perwakilan PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo menerima penghargaan PROPER Biru sebagai apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menjaga kepatuhan dan keberlanjutan pengelolaan lingkungan. (Foto.istimewa)
Gorontalo

Pengelolaan Lingkungan Jadi Perhatian, PLN Nusantara Power UP Gorontalo Kantongi PROPER Biru

Rabu 26 Agustus 2026
PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo menerima Penghargaan PROPER Peringkat Biru Periode 2023–2024 sebagai apresiasi atas konsistensi dalam memenuhi kewajiban dan menjaga kinerja pengelolaan lingkungan.(foto.istimewa)
Gorontalo

Kinerja Gemilang, PLN Nusantara Power UP Gorontalo Raih Apresiasi PROPER Biru

Selasa 25 Agustus 2026
Posko pendaftaran beasiswa Milan Amrullah bekerjasama dengan Karang Taruna Bone Bolango dan Elnino Center.
Gorontalo

Buka Posko Pendaftaran Beasiswa, Milan Amrullah Salurkan 100 Seragam Sekolah hingga Pedalaman Mongiilo

Selasa 25 Agustus 2026
Gorontalo

Mahasiswi Meninggal di kos-kosan Diduga Punya Riwayat Penyakit Jantung

Selasa 25 Agustus 2026
Gorontalo

Identitas Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Kos-kosan

Selasa 25 Agustus 2026
Gorontalo

Flash News: Mayat Perempuan Ditemukan di Kos-Kosan Dulalowo Timur

Selasa 25 Agustus 2026
Next Post
Hadapi Pemilu 2024

Hadapi Pemilu 2024, Bawaslu Gorontalo Buka Akses Informasi Seluas-luasnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Mahasiswi Meninggal di kos-kosan Diduga Punya Riwayat Penyakit Jantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Flash News: Mayat Perempuan Ditemukan di Kos-Kosan Dulalowo Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik Calon Mahasiswa, Desil 1–4 Berpeluang Kuliah dengan KIP di UNBITA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Japan.nus-Ehime Siap Alih Teknologi Kelola Limbah dan Persampahan Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Kos-kosan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.