GOPOS.ID, GORONTALO – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Gorontalo, Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.SI., M.M memberi dukungan moril bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dukungan tersebut berupa jaminan keamanan pelaksanaan Pilkada 2020.
Dukungan moril berupa jaminan keamanan disampaikan Kapolda Irjen Pol Akhmad Wiyagus saat bersilaturahmi ke kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo, Senin (21/9/2020). Kunjungan dilaksanakan bersama Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, M.A.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Akhmad Wiyagus dan Danrem Bagus Antonov Hardito melakukan pertemuan dengan seluruh anggota KPU dan Bawaslu Kabupaten Gorontalo.
“Polri dan TNI siap mendukung KPU dan Bawaslu menyukseskan Pilkada. Tentunya sesuai tupoksi kami, yakni mengamankan dan mengawal seluruh tahapan Pilkada agar aman, damai, demokratis dan sehat,” ujar Akhmad Wiyagus.
Akhmad Wiyagus menekankan, situasi Pilkada saat ini berbeda dengan Pilkada-pilkada sebelumnya. Pilkada tahun ini dihadapkan pada situasi Pandemi Covid19. Oleh karena itu, Jendral Polisi Bintang Dua itu berharap, KPU dan Bawaslu terus mengingatkan kepada peserta Pilkada untuk disiplin terhadap protokol kesehatan.
“Target kita tidak hanya menyukseskan Pilkada, tetapi bagaimana mencegah terjadinya kluster Covid-19,” tegas Akhmad Wiyagus.
KPU dan Bawaslu kiranya selalu mengingatkan kepada para pasangan calon (Paslon), Pimpinan partai politik (parpol), serta tim sukses.
“Keselamatan rakyat adalah yang utama. Kepatuhan disiplin Protokol kesehatan haruslah ditegakkan,” ujar Akhmad Wiyagus.

Baca juga: Kapolda Gorontalo Ajak Wartawan Edukasi Warga Terkait Protokol Kesehatan Covid-19
Hal senada disampaikan Danrem 133/NWB, Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito. Ia mengibaratkan KPU dan Bawaslu sebagai bintang filmnya Pilkada. Sebab KPU dan Bawaslu menjadi ujung tombak pelaksanaan Pilkada.
“TNI dan Polri sifatnya memberikan dukungan berupa jaminan keamanan,” kata Bagus.
Bagus mengingatkan agar pelaksanaan Pilkada tidak menjadikan episentrum baru Covid-19.
“Kita tidak ingin suksesnya Pilkada justru meninggalkan beban akibat banyaknya masyarakat yang terpapar Covid-19. Oleh karena itu disiplin protokol kesehatan harus terus diperhatikan,” tutur Bagus.
Ketua KPU Kabupaten Gorontalo, Rasid Sayiu, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Polres, Kodim terkait pengamanan kegiatan setiap tahapan.
“Mengenai protokol kesehatan sudah kami buat tata tertibnya. Saat pendaftaran kemarin sudah dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Semua paslon beserta tim suksesnya telah mematuhinya,” tutur Rasid.
Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Wahyudin M. Akili, S.E, mengatakan pihaknya merasa terbantu oleh pengamanan Polri dan TNI. Apalagi di masa pandemi Covid-19, tugas pengawasan menjadi lebih ekstra.
“Kita semua dituntut mengawasi tidak hanya pelanggaran Pilkada namun juga mengawasi penerapan protokol kesehatan dalam setiap tahapan. Tujuannya agar Pilkada dapat berjalan sukses dan sehat,” ujar Wahyudin.
Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono, S.I.K menjelaskan, kunjungan kerja Kapolda bersama Danrem merupakan agenda rudin dalam rangka menyiapkan keamanan Pilkada dan mencegah penyebaran Covid-19.
“Bapak Kapolda bersama Danrem teurs memasitkan kesiapan keamanan wilayah dan penerapan protokol kesehatan. Sehingga Pilkada sukses dan tidak menimbulkan kluster baru,” ujar Wahyu.(adm-02/gopos)