No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Suami Tikam Istri: Alami 10 Luka Tusuk, Korban Masih Dirawat

Ishak Noho by Ishak Noho
Rabu 4 Desember 2019
in Gorontalo, Hukum & Kriminal
0
846
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Suparni Suna, warga Desa Tolango, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, masih tergeletak lemas di ruang perawatan Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo. Perempuan berusia 36 tahun itu harus dirawat lantaran menjadi korban penikaman suaminya sendiri, DT (32).

Peristiwa penikaman itu terjadi pada Kamis (28/11/2019). Akibat kejadian itu, Suparni mengalami 10 luka tusukan dan 1 luka gores di bagian lengan.

Suparni saat dijumpai RSUD Aloei Saboe, menceritakan awal mula terjadinya penganiayaan. Sebelumnya, menurut dia mereka memang ada masalah atas sikap suami yang suka mengekang terhadap dirinya.

“Sebenarnya saya ingin melaporkan tingkah suami saya kepada pihak kepolisian, karena suka main kasar terhadapa saya. Mungkin karena dia tidak mau saya melapor, makanya dia mengancam untuk bunuh diri dengan cara gantung diri,” kata Suparni, Ahad (1/12/2019).

Baca juga: Siswi SMP 3 Kota Gorontalo Diduga Dikeroyok 8 Orang Seniornya

Ia menjelaskan, saat dirinya melihat sang suami yang saat itu igin melakukan percobaan bunuh diri, maka dia berusaha menolongnya. Namun kata Suparni, bukannya bersyukur malah dia diperlakukan tidak baik. DT masih saja mengancamnya untuk bunuh diri. Dengan begitu, melihat sikap sang suami DT, Suparni bergegas keluar meninggalkan rumah pergi dan duduk di sekolah yang tidak jauh dari rumah mereka.

Baca Juga :  Gubernur Gorontalo Beri Beasiswa dan Sepeda untuk Bocah Viral Pemanjat Tiang Bendera di HUT ke 74

Sekitar pukul 01.00 Wita dini hari, Suparni  memperhatikan gelagat DT sedang asyik menelpon yang dicurigai dengan wanita lain. Selang beberapa menit setelah menelpon, DT kemudian pergi menggunakan sepeda motor. Suparni lalu balik kerumah lewat pintu belakang, karena pintu depan terkunci.

“Saya memperhatikan dari kejahuan suami saya sedang teleponan dengan perempuan lain. Karena dia menggunakan speaker saat menelpon,” ujarnya.

Suparni juga mengatakan saat itu keduanya sempat cekcok ketika DT kembali ke rumah. Dia sempat menanyakan siapa wanita yang sedang teleponan dengannya. Namun DT tetap mengelak, tidak mau memberi tahukan siapa wanita tersebut. DT malah mengancam dengan mengeluarkan kalimat “Abis ngana, tunggu besok.”.

Tiba-tiba DT langsung memukuli Suparni serta menariknya hingga ke dapur. Ketika di dapur Suparni diperlakukan kasar dihantam dengan menggunakan parang. Beruntung dia (Suparni), berhasil menangkisnya sehingga parang jatuh.

Merasa kesal DT kemudian mengambil linggis hingga dipukulkan ke badan Suparni. Aksi itu membuat lengan Suparni memar. Tak cukup puas dengan itu DT mengambil pisau yang berada di tempat cuci piring dan menusukannya di tubuh Suparni secara berkali-kali. Tikaman itu membuat Suparni mengalami 10 luka tusukan

Baca Juga :  Kabupaten Gorontalo Bakal Diguyur Hujan hingga Februari 2020

“Saat itu saya berusaha meminta tolong, namun tidak ada satupun yang datang menolong. Hingga akhirnya saya terjatuh, saat itu suami saya berhenti memukul, karena dia mengira saya sudah mati,” ungkap Suparni.

Dari kejadian tersebut, pihak keluarga Suparni berharap pelaku yang tidak lain suaminya dihukum sesuai dengan perbuatan yang dia lakukan terhadap korban

“Kami minta masalah ini diusut tuntas, dan perilaku kejam pelaku dijerat dengan hukuman yang sesuai dengan perbuatannya,” harap keluarga korban.

Dipemberitaan sebelumnya saat dimintai keterangan pihak kepolisian melalui Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Kasat Reskrim AKP Kukuh Islami, membenarkan kejadian itu. Ia menjelaskan bahwa kasus tersebut saat ini sudah ditangani oleh Polsek Anggrek.

“Iya memang kejadian itu terjadi di wilayah hukum Polsek Anggrek. Saat ini juga kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak polsek untuk kemudian diproses lebih lanjut sesuai dengan proses hukum yang berlaku,” jelasnya. (Isno/gopos)

Tags: AnggrekKabupaten GorontaloSuami Tikam Istri
Previous Post

Kisah Maimuna Tuluki yang Hidup Bersama 12 Orang Anak-Cucu di Rumah Sempit

Next Post

Siswa SMK Nekat Gantung Diri Gara-gara Sepeda Motor

Related Posts

Galian batu kapur di kelurahan Buliide, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo dipasangi garis polisi usai insiden longsor yang melukai tiga penambang setempat.(F. Istimewa)
Gorontalo

Longsor Galian Batu Kapur di Buliide Gorontalo, Tiga Pekerja Terluka

Kamis 23 April 2026
Penyitaan bahan kimia sianida di Gorontalo Utara diduga untuk aktivitas tambang ilegal.
Gorontalo

Polisi Gagalkan 4 Ton Sianida Seludupan via Kapal Filipina di Pesisir Monano, Gorut

Kamis 23 April 2026
Hukum & Kriminal

Daftar Kosmetik Ilegal yang Diamankan BBPOM di Gorontalo

Kamis 23 April 2026
JUA (33) residivis kasus pencurian saat diringkus tim Resmob Polda Gorontalo dibantu Polres Buol, Sulteng. (F.PoldaGorontalo)
Hukum & Kriminal

Melawan, Residivis Curanmor Ini Tak Berkutik Usai Diringkus Resmob Polda Gorontalo

Kamis 23 April 2026
Hukum & Kriminal

BBPOM di Gorontalo Tindak Peredaran Kosmetik Ilegal, Satu Tersangka Diamankan

Kamis 23 April 2026
Tersangka masing-masing berinisial FLAD alias Feri, DP alias Darmin, dan SS alias Riyan saat ditahan Polres Pohuwato.
Hukum & Kriminal

Polres Pohuwato Tahan Empat Tersangka Penganiayaan di Lokasi PETI Hulawa

Rabu 22 April 2026
Next Post

Siswa SMK Nekat Gantung Diri Gara-gara Sepeda Motor

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Terpopuler

  • BBPOM di Gorontalo Tindak Peredaran Kosmetik Ilegal, Satu Tersangka Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASN dan PPPK Tak Boleh Rangkap Jabatan sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Aturannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Pohuwato Tahan Empat Tersangka Penganiayaan di Lokasi PETI Hulawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Kosmetik Ilegal yang Diamankan BBPOM di Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Operasi Ketupat Otanaha 2026: Keberhasilan dan Kepuasan Masyarakat Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.