GOPOS.ID, POHUWATO – Seiring terbukanya lapangan kerja dari perusahaan tambang PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) dan sektor pertambangan lainnya, angka kemiskinan di Kabupaten Pohuwato mencatat penurunan paling signifikan dalam satu dekade terakhir.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pohuwato, Harim Imran, mengungkapkan persentase penduduk miskin Pohuwato pada 2026 turun ke angka 13,35 persen.
Angka tersebut tergerus 1,89 poin persentase dibanding tahun 2025 yang berada di posisi 15,24 persen.
Secara jumlah, warga miskin Pohuwato kini tercatat 23,21 ribu jiwa, berkurang 2.890 jiwa dibanding tahun sebelumnya. Penurunan ini merupakan yang paling signifikan sejak 2015.
Penurunan kemiskinan berjalan seiring membaiknya pasar kerja. Data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS Agustus 2025 menunjukkan jumlah penduduk bekerja bertambah 1.047 orang menjadi 81.719 orang.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Pohuwato pada periode yang sama juga turun ke 2,83 persen, menyusut 0,29 persen poin dibanding Agustus 2024.
Sektor pertambangan yang masif menyerap tenaga kerja memberi efek berantai terhadap penurunan kemiskinan dan pemulihan daya beli warga. PETS tercatat sebagai salah satu perusahaan tambang yang berkontribusi besar dalam penyerapan tenaga kerja lokal di Pohuwato.
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyambut baik capaian tersebut.
“Alhamdulillah, perlahan angka kemiskinan terus mengalami penurunan. Insyaallah, ke depan angka kemiskinan ini semakin berkurang,” ujar Bupati Saipul. (*)








