GOPOS.ID, GORONTALO – Menyambut Milad ke-114 Muhammadiyah, Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Bina Taruna Gorontalo berkolaborasi dengan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Gorontalo menggelar khitanan massal gratis, Sabtu (25/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Unggulan Kota Gorontalo tersebut menyasar 100 anak dan melibatkan sejumlah mitra, yakni Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu), Pemuda Relawan Gorontalo, serta Ikatan Duta Bahasa Provinsi Gorontalo.
Kolaborasi ini menjadi bentuk kepedulian organisasi mahasiswa dan pelajar Muhammadiyah dalam menghadirkan pelayanan sosial yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana, Rahmadia O. Ladawing, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk membantu masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan akses layanan khitan bagi anak-anak mereka.
Menurut Rahmadia, pelaksanaan khitanan massal dengan sasaran 100 anak membutuhkan persiapan dan koordinasi yang matang, terutama dalam memastikan dukungan teknis serta ketersediaan tenaga medis.
“Sebagai panitia, kami ingin memastikan kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan khitanan massal ini,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Pemuda Relawan Gorontalo memfasilitasi pengadaan tim medis untuk mendukung pelayanan khitan. Sementara itu, Lazismu dan Ikatan Duta Bahasa Provinsi Gorontalo turut terlibat dalam kolaborasi yang dibangun bersama IMM UNBITA dan IPM Gorontalo.
Ketua Umum Pimpinan Komisariat IMM Universitas Bina Taruna Gorontalo, Taufik Hidayatulah Bakari, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata peran mahasiswa dalam menjalankan misi sosial di tengah masyarakat.
Ia menyebut, aktivitas mahasiswa tidak hanya berfokus pada pengembangan intelektual dan perkaderan organisasi, tetapi juga perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat.
“Bagi kami, khitanan massal ini merupakan bentuk keterlibatan kader IMM dalam kegiatan sosial yang konkret. Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar dan berorganisasi di lingkungan kampus, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkap Taufik.
Senada dengan itu, Ketua Pimpinan Wilayah IPM Gorontalo, Jihan R. Isa, mengatakan keterlibatan pelajar dalam kegiatan sosial menjadi kesempatan untuk memperluas pengalaman berorganisasi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Menurutnya, kolaborasi bersama IMM dan berbagai mitra menunjukkan bahwa generasi muda dapat mengambil peran dalam kegiatan kemasyarakatan melalui kerja sama dan pembagian tanggung jawab.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong pelajar agar tidak hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga terlibat dalam kegiatan sosial bersama masyarakat,” kata Jihan.
Ia berharap, pengalaman kolaborasi tersebut dapat mendorong pelajar untuk terus berkontribusi melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Khitanan massal ini menjadi salah satu bentuk kegiatan sosial dalam menyambut Milad ke-114 Muhammadiyah. Momentum tersebut dimanfaatkan IMM UNBITA dan IPM Gorontalo untuk memperkuat kontribusi organisasi melalui pelayanan langsung kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, kedua organisasi berharap semangat kolaborasi antara mahasiswa, pelajar, lembaga sosial, relawan, dan komunitas dapat terus terjaga serta dikembangkan dalam program-program sosial berikutnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Rahmadia O. Ladawing, berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Milad Muhammadiyah, tetapi juga menjadi awal dari pelaksanaan program sosial yang berkelanjutan.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya khitanan massal gratis tersebut.
“Semoga kolaborasi yang terjalin dapat terus berlanjut dan semakin banyak kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (Rama/Gopos)








