KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu memperkuat pengawasan distribusi BBM bersubsidi menyusul antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU. Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan penyaluran BBM tetap berjalan normal, Rabu (2/9/2026).
Asisten II Setda Kota Kotamobagu Noval C. Manoppo bersama Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Melky Mokoginta turun langsung mengecek sejumlah SPBU. Langkah tersebut dilakukan setelah pemerintah menerima informasi mengenai antrean kendaraan yang cukup panjang.
Hasil pemantauan dan koordinasi dengan pengelola SPBU menunjukkan adanya pengurangan pasokan BBM bersubsidi dari Pertamina pada akhir bulan. Di SPBU Kotobangon, misalnya, pemesanan sebanyak 40.000 liter hanya menerima pasokan sekitar 20.000 liter.
Kondisi tersebut berdampak pada ketersediaan BBM dan memicu antrean kendaraan. Namun, pemerintah menyebut pasokan tambahan telah kembali masuk, termasuk sebanyak 40.000 liter BBM yang disalurkan ke SPBU Kotobangon pada Selasa malam, 1 September 2026.
Pemkot Kotamobagu berharap tambahan pasokan dapat kembali menormalkan ketersediaan BBM dan mengurangi antrean di SPBU. Pengawasan distribusi BBM bersubsidi juga akan terus dilakukan agar penyalurannya berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.***








