GOPOS.ID, GORONTALO – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut membara di lingkungan Yayasan Bina Taruna Gorontalo. Tidak hanya melalui upacara bendera, semangat kemerdekaan juga diwujudkan lewat berbagai perlombaan yang mempertemukan civitas akademika Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) bersama keluarga besar SMK Bina Taruna Gorontalo.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Agustus 2026 di Lapangan Universitas Bina Taruna Gorontalo itu berlangsung meriah dengan mengedepankan kebersamaan, sportivitas dan semangat kekeluargaan.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Bina Taruna Gorontalo, Hj. Sri Nurnaningsih, S.H., M.H., mengatakan peringatan kemerdekaan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan seluruh keluarga besar Bina Taruna.
Menurutnya, kemerdekaan tidak cukup dimaknai melalui seremoni, tetapi perlu diwujudkan dalam semangat kebersamaan, kerja keras dan kontribusi nyata sesuai bidang masing-masing.
“Kemerdekaan harus kita isi dengan kebersamaan, kerja keras, dan kontribusi nyata. Saya ingin seluruh keluarga besar Bina Taruna menjadikan momentum ini bukan hanya sebagai perayaan, tetapi sebagai pengingat bahwa setiap orang memiliki peran dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan melalui bidangnya masing-masing,” ujar Hj. Sri Nurnaningsih.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara bendera yang diikuti civitas akademika UNBITA dan keluarga besar SMK Bina Taruna Gorontalo. Setelah upacara, suasana kemudian berubah menjadi lebih meriah melalui berbagai perlombaan yang melibatkan peserta dari lingkungan yayasan.
Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo sekaligus Pembina SMK Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara menghadirkan nilai-nilai kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan.
“Kita ingin semangat kemerdekaan hadir dalam suasana yang dekat dengan seluruh keluarga besar Bina Taruna. Upacara mengingatkan kita pada perjuangan bangsa, sementara perlombaan memberi ruang untuk membangun kebersamaan, sportivitas, dan kegembiraan bersama,” kata Dr. Ellys Rachman.
Menurutnya, berbagai perlombaan yang digelar bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kerja sama, menyusun strategi, saling mendukung dan memperkuat interaksi antarelemen di lingkungan Yayasan Bina Taruna.
Hj. Sri Nurnaningsih menegaskan, nilai utama dari kegiatan tersebut bukan hanya soal siapa yang keluar sebagai pemenang.
“Yang paling penting bukan siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kegiatan ini membuat kita semakin mengenal, menghargai, dan mendukung satu sama lain. Dari kebersamaan seperti inilah kekuatan sebuah keluarga besar dibangun,” tuturnya.
Sementara itu, Dr. Ellys Rachman menilai kegiatan perlombaan juga memiliki nilai pendidikan, khususnya dalam pembentukan karakter.
Menurutnya, sikap menghargai lawan, bekerja dalam tim, menerima hasil pertandingan serta menjaga sportivitas merupakan bagian dari proses pendidikan yang dapat berlangsung di luar ruang kelas.
“Pendidikan karakter tidak selalu berlangsung di ruang kelas. Ketika seseorang belajar menghargai lawan, bekerja dalam tim, menerima hasil pertandingan, dan tetap menjaga hubungan baik setelah kompetisi, di situlah nilai-nilai karakter sebenarnya sedang dipraktikkan,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara unsur perguruan tinggi dan sekolah di bawah naungan Yayasan Bina Taruna Gorontalo.
Interaksi yang terbangun selama rangkaian kegiatan diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki serta membangun budaya kebersamaan di lingkungan yayasan.
Hj. Sri Nurnaningsih berharap semangat yang tercipta selama perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak berhenti setelah kegiatan berakhir.
“Setelah kegiatan ini selesai, semangatnya jangan ikut selesai. Kita harus membawa semangat persatuan, disiplin, sportivitas, dan kerja sama itu ke dalam pekerjaan dan proses pendidikan sehari-hari. Itulah cara kita mengisi kemerdekaan,” tegasnya.
Senada, Dr. Ellys Rachman mengatakan kekuatan institusi sangat ditentukan oleh kebersamaan dan kesamaan visi seluruh unsur di dalamnya.
“Institusi yang kuat dibangun oleh orang-orang yang memiliki visi bersama. Karena itu, kebersamaan seperti ini harus terus kita rawat agar seluruh keluarga besar Bina Taruna merasa menjadi bagian dari perjalanan yang sama dan memiliki tanggung jawab yang sama untuk membawa institusi semakin maju,” pungkasnya. (Rama/Gopos)








