GOPOS.ID – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza mengatakan program Kemudahan Usaha Mikro untuk Bermitra (Kumitra) menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas melalui penguatan kolaborasi, akses pembiayaan, dan perluasan pasar.
Helvi menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden untuk memperkuat kewirausahaan nasional sekaligus meningkatkan kapasitas UMKM agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.
“Menumbuhkembangkan kewirausahaan berarti membina dan mendampingi UMKM sehingga usahanya bisa naik kelas dan berkelanjutan,” kata Helvi di Bandung, Rabu.
Menurut dia, pengembangan kewirausahaan tidak hanya dilakukan dengan menciptakan wirausaha baru. Tetapi juga membina dan mendampingi pelaku usaha yang telah berjalan agar dapat berkembang dan memiliki daya saing lebih tinggi.
Ia menuturkan, program Kumitra dirancang sebagai salah satu instrumen untuk mempercepat peningkatan kapasitas UMKM. Terutama melalui pemanfaatan teknologi yang dinilai menjadi faktor penting dalam pengembangan usaha.
Helvi mengatakan pemerintah menyiapkan dua fasilitas utama dalam program tersebut, yakni akses pembiayaan dan akses pasar yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM di berbagai daerah.
Untuk mendukung akses pembiayaan, kata dia, pemerintah menggandeng himpunan bank milik negara (Himbara) serta sejumlah bank swasta nasional agar pelaku usaha lebih mudah memperoleh dukungan modal usaha.
“Dalam mewujudkan program yang sudah ditetapkan Presiden, kita harus berupaya menghimpun banyak pihak agar berkolaborasi. Yang utama tentu kementerian dan lembaga,”
Helvi berharap program Kumitra dapat memperkuat kontribusi sektor UMKM terhadap perekonomian nasional yang selama ini telah menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Kami berharap cita-cita bahwa perekonomian Indonesia ditopang lebih dari 60 persen oleh sektor UMKM dapat terus diwujudkan, bahkan ditingkatkan lebih tinggi dari capaian sekitar 62 hingga 63 persen yang pernah dicapai sebelumnya,” kata dia. (ANTARA)








