GOPOS.ID, MARISA – Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Gorontalo, memperkuat sinergi dalam pengelolaan keuangan daerah melalui pertemuan yang berlangsung di rumah jabatan Bupati Pohuwato, Rabu (15/7/2026).
Pertemuan tersebut diawali dengan kunjungan silaturahmi Kepala Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo, Arie Suwandani Wiwit Warastuti, yang didampingi Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Marisa, Yusron. Selain sebagai ajang perkenalan setelah sekitar empat bulan menjabat, kunjungan itu juga membahas peluang kerja sama dalam mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih baik.
Arie mengatakan, Kanwil DJPb ingin memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pohuwato, terutama dalam pengelolaan transfer ke daerah, sistem pembayaran pemerintah, hingga berbagai program yang dapat mendukung percepatan pembangunan.
“Karena baru dipercaya sebagai Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, kami belum sempat bertemu langsung dengan Bapak Bupati. Pertemuan ini menjadi silaturahmi sekaligus perkenalan kami kepada Pemerintah Kabupaten Pohuwato,” ujar Arie
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan yang akuntabel, transparan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Didampingi Sekretaris Daerah Iskandar Datau, Asisten Pemerintahan dan Kesra Zulkifli Umar, Asisten Administrasi Umum Achmad Djuuna, serta Kepala BPKPD Teti Alamri, Bupati menilai pendampingan dari Kanwil DJPb memiliki peran penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.
“Kami sangat terbuka terhadap berbagai masukan, pendampingan, maupun penguatan kapasitas dari Kementerian Keuangan melalui Kanwil DJPb agar setiap kebijakan fiskal daerah dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Saipul.
Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah harus menjadi instrumen utama dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Karena itu, ia berharap koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan Kanwil DJPb terus diperkuat, tidak hanya dalam pengelolaan dana transfer, tetapi juga dalam menggali potensi pendapatan daerah serta meningkatkan kualitas belanja pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas perkembangan jumlah penduduk Kabupaten Pohuwato yang terus meningkat seiring masuknya berbagai investasi strategis, seperti sektor pertambangan, perkebunan kelapa sawit, dan industri wood pellet yang menyerap ribuan tenaga kerja dari berbagai daerah.
“Pertumbuhan penduduk menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan fiskal, memperluas layanan publik, dan merancang pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah pesatnya perkembangan investasi di Kabupaten Pohuwato,” tutup Saipul (Yusuf/Gopos)








