GOPOS.ID, TILAMUTA – Bupati Boalemo, Rum Pagau, memberikan peringatan keras kepada tiga Penjabat (Pj) Kepala Desa yang baru dilantik agar memegang teguh fakta integritas selama menjalankan tugas. Ia menegaskan tidak akan ragu menjatuhkan sanksi hingga pemberhentian tidak hormat apabila terdapat pelanggaran, termasuk yang berkaitan dengan tindakan asusila.
Penegasan tersebut disampaikan Rum Pagau saat melantik tiga Penjabat Kepala Desa, Sandra Potutu sebagai Pj Kepala Desa Botumoito, Kecamatan Botumoito, Angganitji Pontoh sebagai Pj Kepala Desa Kaaruyan, Kecamatan Mananggu, dan Hendri I. Palowa sebagai Pj Kepala Desa Bangga, Kecamatan Paguyaman Pantai, di Ruang Vicon Kantor Bupati Boalemo, Rabu (8/7/2026).
Dalam arahannya, Rum Pagau meminta seluruh pejabat yang baru dilantik menjadikan fakta integritas sebagai pedoman utama dalam menjalankan pemerintahan desa.
“Jangan melanggar fakta integritas yang sudah ditandatangani. Kalau dilanggar, saya tidak segan-segan memecat secara tidak hormat, apalagi yang menyangkut persoalan asusila,” tegas Rum
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan moral melalui kehidupan beragama. Menurutnya, disiplin menjalankan ibadah menjadi salah satu cara menjaga komitmen terhadap amanah yang telah diberikan.
Selain menekankan soal integritas, Bupati menegaskan tugas utama seorang kepala desa adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia meminta para penjabat kepala desa aktif turun ke lapangan, memahami kondisi warganya, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh perangkat desa.
“Ketiga penjabat kepala desa dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di wilayah masing-masing,” ungkap Rum
Rum Pagau juga menginstruksikan agar setelah resmi menjabat, para Pj Kepala Desa segera menggelar rapat bersama kepala dusun, perangkat desa, hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menyamakan persepsi dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Kepala desa harus mengetahui kondisi masyarakatnya, sering turun menemui warga, dan rutin berkoordinasi dengan aparat desa agar setiap persoalan dapat segera diketahui dan diselesaikan,” tutup Rum.(Yusuf/Gopos)








