GOPOS.ID, TILAMUTA – Pemerintah Kabupaten Boalemo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan Pembinaan Penyelenggaraan Layanan Pendidikan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas aparatur pendidikan dan tenaga pendidik guna menghadirkan layanan pendidikan yang lebih berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik.
Bupati Boalemo, Rum Pagau, menegaskan peningkatan mutu pendidikan merupakan agenda strategis daerah yang harus dilakukan secara berkesinambungan. Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kemampuan dan profesionalisme para tenaga pendidik serta aparatur yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan.
“Pendidikan yang berkualitas membutuhkan komitmen bersama. Melalui pembinaan ini, diharapkan kapasitas aparatur dan tenaga pendidik semakin meningkat, sehingga mampu memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Rum
Rum menjelaskan sektor pendidikan memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, karena berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah daerah terus mendorong berbagai program peningkatan kompetensi bagi tenaga pendidik, agar mampu mengikuti perkembangan dan tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.
“Semoga seluruh insan pendidikan dapat terus meningkatkan kompetensi, memperkuat inovasi dalam proses pembelajaran, serta menghadirkan layanan pendidikan yang lebih efektif dan berkualitas. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan pembangunan di era yang terus berkembang,” ungkap Rum
Komitmen tersebut, lanjut Rum juga tercermin dari meningkatnya capaian pembangunan manusia di Kabupaten Boalemo. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Boalemo mengalami kenaikan dari 69,34 pada tahun 2024 menjadi 69,89 pada tahun 2025. Capaian tersebut menunjukkan adanya kemajuan pada sejumlah indikator pembangunan, termasuk sektor pendidikan.
“Kami menilai peningkatan kualitas layanan pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan IPM, sekaligus memperkuat daya saing daerah di masa mendatang,” tutup Rum (Yusuf/Gopos)








